Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 April 2024 | 00.39 WIB

Tingkatkan Pelayanan, Imigrasi Malang Berencana Buka Layanan Penerbitan Paspor di Universitas Brawijaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Galih Priya Kartika Perdhana (kedua kiri) berfoto bersama perwakilan Universitas Brawijaya, di Immigration Corner UB, di Kota Malang, Jawa Timur. - Image

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Galih Priya Kartika Perdhana (kedua kiri) berfoto bersama perwakilan Universitas Brawijaya, di Immigration Corner UB, di Kota Malang, Jawa Timur.

JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Malang memiliki rencana ambisius untuk membuka layanan penerbitan paspor di Universitas Brawijaya, Jawa Timur.

Dalam sebuah pengumuman yang dibuat oleh Heni Yuwono, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, pada Rabu (24/4) di Kota Malang, sebagaimana dimuat ANTARA.

Kemudian, diungkapkan bahwa rencana membuka layanan penerbitan paspor ini adalah respon positif terhadap keberhasilan Immigration Corner di Universitas Brawijaya.

Langkah berani ini diambil sebagai bagian dari upaya Kantor Imigrasi Malang untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat dalam penerbitan paspor.

"Pembentukan immigration corner oleh Imigrasi Malang sangat baik, Kanwil Kemenkumham Jatim melalui Kantor Imigrasi di kota tersebut berencana menambah jenis pelayanan keimigrasian dengan membuka pelayanan penerbitan paspor," kata Heni.

Menurut Heni, kehadiran Immigration Center di Universitas Brawijaya, yang menyediakan layanan Izin Tinggal Keimigrasian, adalah bukti dari komitmen Kantor Imigrasi Malang untuk memberikan pelayanan unggul kepada masyarakat.

"Kita coba diskusikan kemungkinan-kemungkinan untuk meningkatkan pelayanan keimigrasian di Malang, khususnya di Universitas Brawijaya," tambahnya.

Respon positif yang diterima dari masyarakat terhadap keberadaan Immigration Corner tersebut telah mendorong kantor tersebut untuk mempertimbangkan penambahan layanan penerbitan paspor.

Galih Priya Kartika Perdhana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, menegaskan bahwa kerja sama dengan Universitas Brawijaya harus ditingkatkan, termasuk melalui penyediaan layanan terpadu.

"Hadirnya layanan terpadu di Universitas Brawijaya dapat menjadi sebuah langkah dalam peningkatan kualitas layanan keimigrasian," kata Galih.

Layanan terpadu di Universitas Brawijaya akan mencakup penerbitan paspor bagi Warga Negara Indonesia (WNI), yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, bukan hanya mahasiswa asing.

"Sehingga diharapkan nanti semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat, tidak hanya untuk mahasiswa asing saja," katanya.

Didik Hartono, Direktur International Office Universitas Brawijaya, menegaskan bahwa permintaan layanan paspor semakin meningkat di kalangan civitas akademika, terutama dari Universitas Brawijaya, karena program-program internasional yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa.

"Program program internasional yang diikuti dosen dan mahasiswa membuat permintaan paspor Indonesia semakin tinggi," katanya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore