
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Jasa Raharja melakukan transformasi digital dalam upaya meningkatkan layanan publik. Inovasi terus dilakukan agar layanan kepada masyarakat semakin baik, terutama dalam aspek penggunaan teknologi.
Upaya ini pun mendapat pengakuan nasional. Perusahaan pelat merah ini diganjar Perusahaan Terbaik pada kategori Korporat di ajang Anugerah BUMN 2026. Selain itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin juga menerima Kategori Best CEO.
Capaian ini menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026, Arief Yahya mengatakan, transformasi yang dilakukan perusahaan negara tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga perubahan budaya organisasi.
“Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena transformasi sejati adalah transformasi budaya, mindset yang berorientasi pada speed, scale, dan sustainability. Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir,” ungkapnya.
Sementara, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan eksternal atas upaya perusahaan dalam memperkuat digitalisasi layanan. Perusahaan menekankan transformasi kualitas layanan cepat, transparan, dan terintegrasi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Awaluddin.
Melalui inovasi digital ini, layanan kepada masyarakat semakin cepat mulai dari integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit, hingga percepatan proses penyerahan santunan kepada korban kecelakaan transportasi.
Upaya tersebut menjadi salah satu wujud negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung agenda besar transformasi BUMN, termasuk penguatan tata kelola dan optimalisasi nilai ekonomi.
