
Ilustrasi seseorang sedang menulis.
Ternyata, itu mungkin bukan hal yang baik. Sejumlah besar bukti menunjukkan bahwa tulisan tangan menstimulasi koneksi otak yang berbeda dan lebih kompleks yang penting dalam menyandikan informasi baru dan membentuk ingatan.
Mengutip dari laman PsychologyToday, Selasa (16/4), studi terbaru menjelaskan bahwa menulis dan mencatat manual lebih baik dibanding dengan mencatat di perangkat digital.
Para peneliti di Norwegia meminta mahasiswa untuk menulis setiap kata menggunakan pena digital pada layar sentuh atau menggunakan satu jari untuk mengetik semuanya sambil mengukur aktivitas listrik di otak mereka menggunakan high-density electroencephalogram (EEG).
Mereka menemukan bahwa pola konektivitas otak jauh lebih rumit dan tersebar luas pada partisipan yang menulis dengan tangan dibandingkan dengan mereka yang mengetik.
Hal ini menunjukkan bahwa gerakan tangan yang terkontrol secara tepat yang terjadi saat menulis mengarah pada pola spasial dan temporal di otak yang mendorong pembelajaran.
Penelitian ini menambah banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa tulisan tangan mengaktifkan otak dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh bentuk pencatatan informasi lainnya.
Tinjauan sistematis tahun 2022 yang dilakukan oleh seorang mahasiswa doktoral di Universitas Louisville menggabungkan data dari 33 penelitian untuk mengevaluasi apakah membuat catatan dengan tangan versus mengetik memengaruhi kinerja siswa dalam ujian.
Tinjauan tersebut menemukan bahwa siswa yang membuat catatan tulisan tangan mendapat nilai yang jauh lebih tinggi pada kuis tentang materi tersebut dibandingkan dengan siswa yang mengetik catatan.
Namun Anda tidak harus menjadi pelajar untuk mendapatkan manfaat dari tulisan tangan.
Sebuah studi pada tahun 2021 yang dilakukan oleh peneliti Jepang menemukan bahwa partisipan yang mencatat informasi acara kalender di kalender kertas menunjukkan lebih banyak aktivitas otak dibandingkan subjek yang mencatat informasi yang sama ke ponsel cerdas ketika mereka mencoba mengingat detail informasi tersebut nanti.
Selain itu, peserta yang menulis di kalender mengingat informasi 25 persen lebih cepat dibandingkan mereka yang mengetiknya di ponsel pintar.
Kemudian, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tulisan tangan sangat penting dalam perkembangan otak anak.
Penelitian ini meminta anak-anak pra-melek huruf berusia lima tahun untuk menulis, mengetik, dan menelusuri huruf saat menjalani pemindaian MRI fungsional.
Siswa yang menulis dengan tangan merupakan satu-satunya yang mendemonstrasikan aktivitas otak pada sirkuit otak yang digunakan dalam pembelajaran membaca.
Jadi, jika anda perlu mengingat sesuatu, tulislah! Ada bukti jelas bahwa tindakan menulis membantu kita belajar dan mengingat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
