
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono meninjau gudang Bulog Jatim di kawasan Buduran Sidoarjo. (FOTO: ISTIMEWA)
JawaPos.com – Selain dihantui bencana hidrometologi beberapa waktu lalu, warga Jawa Timur (Jatim) juga harus menghadapi persoalan terkait meroketnya harga beras selama 30 hari terakhir.
Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), Sabtu (25/2), hingga kemarin, harga beras medium berada pada kisaran Rp 10.900 sampai Rp 14.500. Sedangkan beras premium, ada di kisaran harga Rp 12 ribu sampai Rp 18 ribu.
Fenomena meroketnya harga beras ini tak sejalan dengan stok beras yang diklaim masih aman terkendali, bahkan cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Hal itu dikatakan langsung oleh Pimpinan Wilayah Bulog Jatim Ermin Tora, yang menyebut bahwa stok beras di Bulog Jatim masih ada sebanyak 150 ribu ton.
“Masih akan terus bertambah dalam waktu dekat sekitar 100 ribu ton, dan akan nambah terus," kata Ermin, hari Kamis (22/2).
Menurutnya, stok beras Bulog tersebut sangat cukup untuk persiapan di bulan puasa hingga Lebaran.
Bahkan, masih mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di luar Jatim seperti Kalimantan, Papua, Maluku, NTT.
"Kita masih bisa bantu penuhi kebutuhan mereka dari stok yang ada. Stok saat ini masih cukup," ungkapnya.
Kestabilan pasokan stok beras medium dan premium ini juga dibenarkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Fanshurullah Asa saat sidak pasar di Surabaya.
Kendati demikian, ia pun tak membantah bahwa harga dua komoditas beras tersebut memang dijual diatas harga eceran tertinggi (HET) di pasar - pasar Surabaya.
“Kami mohon kepada pelaku usaha, pengusaha, distributor jangan menahan-nahan pasokan atau memainkan harga. Saat kita cek pasokannya tidak ada masalah. Berarti patut diduga ada indikasi ditahan atau harga diatur. Kalau harga naik, yang kasihan adalah masyarakat,” tegasnya.
Fanshurullah juga menegaskan, bantuan sosial (bansos) tidak akan membuat pasokan beras hilang di pasaran. Menurutnya, justru beras bansos ini menunjukkan bahwa ketersediaan pangan terjaga.
“Tetapi kami masih melihat harga di atas HET. Beras HET Rp 13.900, namun kita menemukan pedagang menjual dengan Rp 16 ribu,” jelasnya.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
