
Pegiat Daulat Budaya Nusantara dan Lesbumi menemui Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
JawaPos.com–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) gelar konferensi pers terkait Pemilu 2024. Turut hadir dalam acara itu Ketua Lesbumi NU Kyai Jadul Maula dengan Pakar Pertahanan Kebudayaan Teguh Haryono, inisiator Gerakan Daulat Budaya Nusantara.
Sebelumnya pada 14 Februari, Daulat Budaya Nusantara menggelar Kenduri Budaya yang merilis video klip Daulat Budaya Nusantara ciptaan Sujiwo Tejo dengan tajuk Kidung Cinta pada Sebuah Ranjang di 14 titik di Nusantara.
”Saya merasa terhormat diundang PBNU bersama Lesbumi untuk menyikapi perkembangan bangsa pasca Pemilu 2024. Seperti yang berulang kali saya sampaikan, pertahanan terbaik bangsa Indonesia adalah kebudayaan,” ungkap Teguh Haryono, Pakar Pertahanan Kebudayaan yang menginisiasi gerakan Daulat Budaya Nusantara.
Menurut Teguh, konferensi pers PBNU penting untuk meredam residu Pemilu 2024. Seperti tema kegiatan Kenduri Budaya di 14 titik bersama Lesbumi pada hari pencoblosan, dengan tajuk Meruwat Nusantara Mendamaikan Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyatakan dukungan terhadap agenda Kenduri Budaya yang dibuat Daulat Budaya Nusantara dan Lesbumi. Gerakan kebudayaan itu mampu mempertemukan dan merekatkan perbedaan pandangan politik yang muncul seiring dengan pelaksanaan kontestasi pilpres.
”Kami juga berikhtiar dengan menginisiasi semacam gerakan, yang sudah kami mulai sebetulnya sejak hari pencoblosan kemarin, pada malam harinya. Kita lakukan, apa yang kita sebut sebagai gerakan mengawal kemenangan Indonesia. Itu kita lakukan dengan doa bersama dan dialog, dengan mengundang semua yang terlibat dari berbagai pihak,” papar Gus Yahya sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU.
Kenduri Budaya adalah rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Lesbumi PBNU dengan Daulat Budaya Nusantara (DBN) Gerakan Rekonstruksi Kebudayaan Nasional yang diinisiasi antara lain oleh Teguh Haryono beserta Budayawan Sujiwo Tejo dan kawan-kawan.
”Kami mengingatkan kembali serta mengajak berbagai elemen masyarakat menggunakan tata nilai jati diri bangsa Indonesia yang telah ada sejak zaman Nusantara. Antara lain gotong royong, persatuan, cinta damai, pantang menyerah,” tambah Ketua Lesbumi PBNU Kiai Jadul Maula.
Menurut dia, tata nilai tersebut terwujud dalam ekspresi budaya yang beraneka ragam. Lesbumi beserta Daulat Budaya Nusantara mewadahi ekspresi tersebut sebagai sarana menjalin silaturahmi kembali sebagai satu bangsa.
Dia menjelaskan, bentuk kegiatan yang sudah dilakukan antara lain Kenduri Budaya di Tirto Jati Mojokerto, Pesantren Budaya Ndalem Wongsorogo, Kendal; dan Pesantren Budaya Kaliopak Jogjakarta. selain itu, pada 14 Februari diselenggarakan secara serentak acara Merayakan Kemenangan Indonesia di 14 kota. Yakni Bojonegoro, Jogja, Gresik, Pasuruan, Banyuwangi, Wonogiri, Kebumen, OKU, Makassar, Manado, Tasikmalaya, Majalengka, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tenggara.
”Kegiatan ini akan terus diselenggarakan hingga 99 titik di Nusantara, termasuk 7 titik di Asia Tenggara, melibatkan lebih dari 900 komunitas dengan Lesbumi di masing-masing daerah sebagai motor penggerak,” terang Kiai Jadul Maula.
”Mungkin tidak mudah tapi bukan berarti tidak mungkin. Semoga apa yang kita lakukan sebagai bentuk pelaksanaan tugas sebagai manusia dalam merawat jagat dan membangun peradaban,” tambah dia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
