Libur Panjang, KCIC Catat Penumpang Kereta Cepat Whoosh Alami Peningkatan 50 Persen.
JawaPos.com - Libur panjang dalam rangka Isra Miraj dan perayaan Tahun Baru Imlek menjadikan sejumlah moda transpirtasi mengalami peningkatan jumlah penumpang, salah satunya yakni Kereta Cepat Whoosh.
Dilansir dari ANTARA pada Sabtu (10/2), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan bahwa selama periode libur panjang yakni 8-11 Februari 2024, Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan jumlah penumpang, yakni sebesar 50 persen.
Eva Chairunisa selaku General Manager Corporate Secretary KCIC mengungkapkan bahwa selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek terjadi peningkatan jumlah penumpang serta puncaknya yang terjadi pada Kamis (8/2).
“Dimana Kereta Cepat Whoosh melayani sekitar 20 ribu penumpang, meningkat 50 persen dibandingkan periode yang sama pekan sebelumnya,” ujar Eva, di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (10/2).
Sejak Rabu, 7 Februari 2024, Eva mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat peningkatan jumlah penumpang yang signifikan.
Pelayanan Kereta Cepat Whoosh mencapai sekitar 18 ribu penumpang, dimana nilai ini meningkat sekitar 47 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
"Untuk mengakomodir peningkatan permintaan tersebut, KCIC telah melakukan penambahan delapan perjalanan, sehingga totalnya menjadi hingga 48 perjalanan Whoosh per hari," ujarnya.
Baca Juga: Masuk Destinasi Wisata Gratis hingga Diskon Kuliner di Bandung, Cukup Tunjukkan Tiket Kereta Cepat Whoosh Saja
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa terdapat tambahan delapan perjalanan baru. Akibatnya, kuota perjalanan Kereta Cepat Whoosh meningkat sebesar 4.808, mencapai total 28.848 kursi per hari untuk keberangkatan dalam periode tersebut.
"Penambahan jadwal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini tiket untuk mayoritas jadwal Whoosh sudah terjual habis. Karena itu kami lakukan penambahan agar tingginya minat masyarakat ini bisa terakomodir," tuturnya lebih lanjut.
Eva mengungkapkan bahwa tiket perjalanan untuk rute Halim-Tegalluar pada tanggal 9 Februari telah terjual habis, dengan kapasitas maksimum terpenuhi untuk sebagian besar jadwal keberangkatan.
“Adapun secara total volume pada Jumat 9 Februati, pada sore hari telah mencapai sekitar 17.500 penumpang, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan masih dilakukannya penjualan tiket,” jelasnya.
Eva menambahkan bahwa 48 persen dari pengguna Whoosh sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi untuk berpergian ke luar kota. Berdasarkan survei tersebut, menunjukkan bahwa Kereta Cepat Whoosh terbukti sangat efektif sebagai pilihan transportasi antarkota yang bebas dari kemacetan, terutama selama musim libur panjang.
“Diharapkan dengan berbagai peningkatan layanan dan kemudahan, Whoosh dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menggunakan moda transportasi publik,” tutupnya.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
