Kereta Cepat Whoosh.
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) buka suara terkait rencana pemerintah yang akan membangun kereta cepat hingga Surabaya.
Luhut memastikan, saat ini studi pembangunan kereta cepat ke Surabaya sedang berjalan. Adapun kini pihaknya masih melakukan obrolan perihal bunga pinjaman, jika nantinya kereta cepat ini akan dibangun dengan utang.
Dalam pembangunan kereta cepat ini, Luhut menyebut akan membuat biaya pembangunan jadi lebih murah. Terlebih, sudah ada banyak pengalaman yang bisa diambil dari pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung alias Whoosh.
Baca Juga: Jelang 17 Hari Pencoblosan, PDIP Tekankan Ganjar-Mahfud Akan Terus Bergerak dengan Rakyat
"Sekarang bicara soal bunganya. Kita berangkat dari pengalaman Jakarta - Bandung, pasti kita bikin lebih murah," kata Luhut saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, perihal masalah tanah dirinya sudah punya cara untuk menyelesaikannya. Termasuk, nantinya perjalanan kereta cepat ke Surabaya akan dibuat dengan minim terowongan.
"Dulu masalah tanah. Sekarang, kita udah tahu nih kiat-kiatnya. Terowongan, seminimum mungkin bikin terowongan misalnya," jelasnya.
Saat ditanya soal nilai investasi kereta cepat ke Surabaya, Luhut mengaku belum tahu dan sengaja tidak mau menyebutnya di awal. "Nilai investasi belum tahu," tandasnya.
Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan tender terbuka pengadaan jasa konsultan penyusunan studi kelayakan perpanjangan trayek dan layanan Kereta Cepat Jakarta Surabaya (KCJS). Studi kelayakan ini nantinya berisi soal analisa permintaan dan kajian awal teknis dan desain KCJS.
Dalam pengumumannya, KCIC menyebutkan nilai pengadaan yang ditawarkan sebesar Rp 27,5 miliar dengan jangka waktu pelaksanaan dalam 7 bulan kalender.
Adapun rencana pembangunan kereta cepat ke Surabaya sempat disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Kereta Cepat Whoosh relasi Jakarta Bandung akan dilanjut hingga Surabaya. Bahkan ia memastikan, kereta cepat tersebut akan melewati Jogjakarta.
"Jadi, kita akan lihat kereta ini, karena memang kalau sudah sampai Bandung tanggung, kalau bisa dilanjutkan," kata Airlangga dalam keterangan resmi, Kamis (12/10).
"Kemarin sudah dirapatkan di dalam PSN dengan Bapak Presiden, jadi kita coba ke depan untuk menyambung dari Bandung ke Jogja, Surabaya,” imbuh Airlangga.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
