Bus TransJakarta di halte kawasan Jakarta International Stadium (JIS). (Luthfia Miranda Putri/ANTARA)
JawaPos.com - Manajemen PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akhirnya mengizinkan para penumpang dengan kaos partai selama tidak terlibat dalam kegiatan kampanye di area transportasi publik tersebut.
Kebijakan ini memberikan peluang bagi penumpang untuk mengekspresikan dukungannya tanpa melanggar aturan tertentu.
“Kalau menggunakan kaos atau baju partai habis acara kegiatan kita bolehkan, sejauh tidak melakukan orasi atau pembagian alat peraga kampanye (APK),” ungkap Direktur Utama PT TransJakarta Welfizon Yuza yang dikutip dari Antara Rabu (17/1).
Menurut Yuza, penggunaan kaos partai masih diizinkan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap penggunaan transportasi publik.
Meski demikian, pihaknya mengimbau bagi penumpang yang membawa atribut lain seperti spanduk dan bendera untuk melipatnya dengan rapih.
Selain itu, penumpang juga dilarang membagikan stiker atau APK di dalam area transportasi publik tersebut.
PT TransJakarta berkomitmen untuk menjunjung tinggi netralitas di kalangan karyawan pelanggan, serta mitra perusahaan termasuk operator untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan jelang Pemilu 2024.
Baca Juga: TransJakarta Bakal Tingkatkan Layanan, Mulai dari Kenyamanan Pelanggan, Rute, hingga Ruang Tunggu
“Semua karyawan TransJakarta sudah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen kita sebagai penyelenggara netralitas publik,” kata Yuza.
Selanjutnya, setiap pramusapa dan tim terkait secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap armada untuk memastikan tidak ada stiker atau APK yang terpasang.
Pihaknya mengaku turut menjalin koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan aparat setempat.
Upaya ini dilakukan untuk menjamin halte yang terhubung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) bebas dari APK.
Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada media dan rekan pelanggan yang mau bekerja sama sehingga insiden serupa tidak terulang kembali dan netralitas di berbagai area TransJakarta dapat terjaga.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
