
POTENSIAL: Reza Pratama jadi salah satu pemain muda potensial milik PSM Makassar pada 2023. (Instagram Reza Pratama). Instagram
JawaPos.com - PSM Makassar, tim bersejarah yang selalu mencari talenta muda berbakat untuk membawa kejayaan, telah menemukan enam bintang muda yang bersinar di musim 2023. Melalui analisis ini, kita akan menggali lebih dalam statistik dan kontribusi dari Reza Pratama, Dzaki Asraf, Daffa Salman, Ananda Raehan, Muh. Ardiansyah, dan Victor Dethan.
1. Reza Pratama, Garda Terakhir yang Tak Tergoyahkan
Reza Pratama, penjaga gawang berusia 24 tahun, menjadi garda terakhir yang tak tergoyahkan di bawah mistar PSM Makassar. Dengan 20 penampilan dan total 2.127 menit bermain, Reza Pratama menjadi salah satu kunci keamanan tim.
Baca Juga: Usai Disomasi dan Dilarang Bawakan Lagu Mungkinkah, Andre Taulany Beri Sindiran Pedas Ndank Surahman
Reza Pratama mencatatkan 59 penyelamatan yang mengesankan. Meskipun tidak terlibat dalam peran distribusi bola, kemampuannya dalam mengamankan gawang menjadi elemen kunci keberhasilan PSM Makassar.
Gaya bermain Reza Pratama mencerminkan ketangguhan dan fokus. Reza Pratama mampu merespon tembakan lawan dengan cepat dan menjadi penjaga gawang yang handal dalam situasi kritis.
2. Dzaki Asraf, Masa Depan Tangguh di Lini Pertahanan
Dzaki Asraf, gelandang berusia 21 tahun, menjadi salah satu tumpuan di lini pertahanan PSM Makassar. Dengan 17 penampilan, ia menunjukkan ketangguhan di posisinya.
Dzaki mencatatkan 1 assist dan 240 umpan sukses dari total 370 percobaan, akurasinya mencapai 64,86%. Meskipun tidak mencetak gol, kontribusinya dalam membangun serangan dari belakang sangat berarti.
Gaya bermain Dzaki Asraf mencerminkan ketangguhan dan konsistensi. Kemampuannya dalam merebut bola dan mendistribusikannya dengan baik menjadi penentu keamanan lini belakang PSM Makassar.
3. Daffa Salman, Dinding Pertahanan yang Kokoh
Daffa Salman, bek berusia 22 tahun, menjadi dinding pertahanan yang kokoh bagi PSM Makassar. Dengan 12 penampilan, Daffa Salman menunjukkan keberanian dan ketangguhan di lini belakang.
Meskipun belum mencetak gol, Daffa Salman mencatatkan 1 assist dan 237 umpan sukses dari total 313 percobaan, akurasinya mencapai 75,71%. Statistik sapuannya yang mencapai 22 kali menunjukkan kewaspadaannya dalam membersihkan bola dari zona bahaya.
Gaya bermain Daffa Salman mencerminkan keberanian dan kedisiplinan. Sebagai bek tengah, Daffa Salman mampu membaca permainan lawan dengan baik dan mengantisipasi ancaman di kotak penalti.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
