
Suasana pantai Kuta yang terlihat sepi kemarin (18/3), dibanding hari-hari biasa yang selalu ramai. semenjak virus korona merebak di sejumlah negara, berdampak pada kunjungan wisatawan ke Bali.
JawaPos.com - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa Indonesia akan kalah saing dengan negara lain dalam menarik para wisatawan. Hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang mewajibkan calon penumpang pesawat tujuan atau dari bandara Jawa-Bali memiliki hasil RT-PCR yang sampelnya diambil 2×24 jam sebelum keberangkatan.
"Apalagi para wisatawan dari luar, mereka harus PCR dua kali, maka para wisatawan itu banyak yang lari ke thailand, karena di sana tidak memberlakukan itu. Jadi kebijakan itu tidak tepat sekarang," jelas Rahadiansyah kepada JawaPos.com, Minggu (24/10).
Padahal kuartal keempat merupakan peak season daripada industri pariwisata, namun dengan kebijakan ini, ia memprediksikan akan jadi perjuangan terakhir sektor tersebut untuk tetap bertahan.
"Iya akan kalah bersaing dengan negara lain, soalnya ya sekarang ini aja sekarang banyak wisatawan Bali yang mendadak membatalkan," tutur dia.
Untuk itu, sebaiknya pemerintah melakukan evaluasi apa saja dampak yang akan memperngaruhi pergerakan ekonomi dalam negeri, khususnya wisata. Dibandingkan PCR, lebih baik pemerintah menerapkan syarat vaksin dan tes antigen saja.
"Menurut saya ini harus dievaluasi, kalau dalam negeri antigen saja sudah cukup. Kebijakannya kalau mau perjalanan ya pakai antigen aja, tidak usah PCR lagi," tutup Trubus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
