
Nelayan di pesisir selatan Kebumen bersemangat melaut karena hasil tangkapan meningkat. (M. Hafied/Radar Kebumen)
JawaPos.com – Hari Ikan Nasional (Harkanas) diperingati setiap 21 November.
Harkanas ini ditetapkan dengan pertimbangan Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki hasil perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari.
Selain itu, sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia dan mendukung ketahanan gizi nasional dengan meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya ikan sebagai sumber protein.
Melimpahnya hasil laut melimpah tengah dirasakan nelayan di berbagai wilayah, seperti di pesisir selatan Kebumen.
Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), hasil tangkapan ikan dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan yang didukung oleh faktor cuaca yang bersahabat.
“Kalau lagi untung bisa bawa satu kuintal. Sekarang memang lagi lumayan,” ucap seorang nelayan, Basir, Senin (20/11)
Para nelayan di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen mensyukuri hasil yang sedang melimpah.
Kondisi ini akan berbeda saat musim angin kencang tiba yang membuat nelayan melaut tanpa membawa hasil tangkapan atau bahkan memilih tak melaut demi keselamatan.
Menurut Basir, musim peralihan menjadi waktu yang tepat untuk berburu ikan.
Walaupun hasil tangkapan ikan melimpah, nelayan harus menghadapi harga ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) menurun.
“Otomatis harga murah. Dari mana-mana datang bawa ikan. Tapi harga masih masuk,” katanya.
Sementara, pedagang ikan di TPI Pasir, Aris Budiawan, mengatakan, harga ikan dengan sistem lelang akhir-akhir ini cenderung turun.
“Harga ikan lokal lagi turun. Banyak yang setor, sedangkan tingkat pembeli tidak naik,” ujarnya.
Ia mengatakan patokan harga ikan tergantung pada jenis dan ukuran, seperti ikan tongkol yang dijual berkisar Rp 15-19 ribu dan ikan layur yang dipatok Rp20-50 ribu.
Hasil tangkapan ikan yang melimpah juga dirasakan oleh para nelayan di Kecamatan Kota, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
