Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 19.36 WIB

Kementerian PUPR Telah Salurkan 143 Ribu Unit Bantuan Rumah Swadaya

Kementerian PUPR telah salurkan 143.009 unit program rumah swadaya hingga (10/11/23). (pu.go.id). - Image

Kementerian PUPR telah salurkan 143.009 unit program rumah swadaya hingga (10/11/23). (pu.go.id).

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menjalankan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah pada TA 2023.

Pemerintah gencar dalam merealisasikan program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE).

Dilansir dari pu.go.id pada Rabu (15/11), peningkatan kualitas rumah swadaya yang telah disalurkan hingga (10/11/2023) tercatat sebanyak 143.009 unit atau sekitar 95,10 persen dari total target 150.380 unit.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa program BSPS dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," tutur Basuki.

Program BSPS merupakan bantuan stimulan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang rumahnya tidak layak huni demi mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya.

Pembangunan rumah swadaya tahun 2023 dijalankan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya melalui Rupiah Murni (RPM) dengan realisasi sejumlah 138.259 unit serta melalui pinjaman bank dunia (NAHP) sebanyak 4.750 unit.

Program BSPS Kementerian PUPR dilaksanakan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) dengan menyertakan masyarakat sebagai pelaku pembangunan. Dengan demikian, diharapkan akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Hingga saat ini, program BSPS sudah memakai jasa tenaga kerja sejumlah 275.936 orang atau sekitar 91,75% dari total target 300.760 tenaga kerja.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto berharap melalui skema PKT, program BSPS mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia ingin seluruh warga dapat memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat.

"Program ini sangat membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak dengan dana stimulan yang disalurkan oleh pemerintah," ujar Iwan Suprijanto.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore