
Presiden Jokowi (kiri) menyambut kedatangan Presiden AS Joe Biden di lokasi persemaian dan penanaman pohon mangrove Taman Hutan Raya Ngurah Rai pada KTT G20 (16/11/2022). (Antara)
JawaPos.com - Jokowi bersama presiden Amerika Serikat Joe Biden membahas peluang kerja sama dalam perdagangan baterai kendaraan listrik.
Sebelumnya presiden Jokowi Widodo (Jokowi) tiba di Washington DC, Amerika serikat pada Minggu, 12 November 2023 waktu setempat.
Jokowi akan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih hari ini untuk membahas keamanan regional dan potensi kemitraan mineral dalam hal perdagangan nikel logam untuk baterai kendaraan listrik.
Baca Juga: Soroti Isu Pengkhianatan Atas PDIP, Publik Menganggap Jokowi Berhak Menentukan Keputusan Meski Tak Sejalan
Dikutip JawaPos.com dari Reuters, menurut salah satu sumber dari Gedung Putih mengatakan, Pemerintah Biden masih khawatir soal standar lingkungan, sosial dan tata kelola di Indonesia.
Amerika Serikat sedang mengkaji bagaimana kesepakatan tersebut bisa berjalan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan anggota parlemen dan kelompok buruh AS dalam beberapa minggu mendatang.
"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum kami dapat secara resmi mengumumkan perundingan mengenai kemitraan mineral penting," kata salah satu sumber di Gedung Putih, Senin (13/11/2023).
Baca Juga: Misi Damai Jokowi di Washington DC, Sampaikan Hasil KTT OKI yang Mengangkat Suara Keadilan untuk Palestina
Indonesia, yang memiliki cadangan bijih nikel terbesar di dunia, pada bulan September meminta Amerika Serikat untuk memulai pembicaraan untuk kesepakatan perdagangan mineral kritis agar ekspor dari negara Asia Tenggara tersebut dapat dicakup dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi AS (IRA).
Sebagian besar nikel Indonesia diolah menjadi logam mentah, tetapi pemerintah berkeinginan untuk mengembangkan rantai pasokan Electric Vehicle (EV) untuk menggunakan cadangan nikel yang sangat besar yang kemudian dapat diolah menjadi bahan baterai.
Diskusi pemerintahan Biden, yang melibatkan Perwakilan Perdagangan AS Katherine Tai serta Gedung Putih, berfokus pada memastikan bahwa pasokan nikel potensial diproduksi dengan dampak lingkungan sekecil mungkin.
Baca Juga: Presiden Jokowi di KTT Luar Biasa OKI, Indonesia Tuntut Pertanggungjawaban Israel
Salah satu perkiraan menempatkan nilai pasar global untuk industri nikel pada USD 33,5 miliar pada tahun 2022.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
