
Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Lampung./instagram.com/jokowi
JawaPos.com – Sejak Gibran Rakabuming Raka diresmikan menjadi pendamping bakal calon presiden Prabowo Subianto, banyak isu bertebaran mempertanyakan kelanjutan hubungan Jokowi dengan PDIP.
Bahkan, tidak sedikit yang berpendapat bahwa pencalonan Gibran ini disinyalir sebagai bentuk pengkhianatan Jokowi pada PDIP.
Isu ini terus berkembang menjadi topik perbincangan yang tidak ada habisnya, hingga Survei Indikator Politik Indonesia beberkan hasil wawancara survei bertajuk “Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini” pada masyarakat.
Dilansir dari Antara, Survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bahwa sebanyak 44,1 persen masyarakat mengaku tidak setuju bahwa majunya Gibran Rakabuming sebagai bakal wakil calon presiden (bacawapres) dianggap sebagai bentuk pengkhianatan Jokowi terhadap PDIP.
Menurut dia, hanya 34,7 persen yang setuju terkait isu Jokowi khianati PDIP melalui majunya Gibran Rakabuming sebagai bakal wakil calon presiden (bacawapres).
Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, “Namun, lebih banyak yang tidak setuju, angkanya mencapai 44,1 persen, dan 23 persen menjawab tidak tahu,”
Burhanuddin juga menjelaskan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan sebanyak 66,7 persen masyarakat menilai Jokowi memiliki hak untuk menentukan keputusan politiknya meskipun tidak sejalan.
Di sisi lain, sebanyak 21,1 persen responden beranggapan bahwa Jokowi tidak memberikan rasa hormat pada partai yang telah membesarkannya.
Survei indikator juga menemukan sebanyak 49 persen responden menyetujui isu hubungan tidak baik antara Jokowi dengan PDIP.
Sementara itu, 32,1 persen responden beranggapan sebaliknya. Mereka tidak setuju bahwa saat ini hubungan Jokowi dengan PDIP sedang tidak baik.
Dan 18,8 persen responden menjawab tidak tahu.
Survei ini dilaksanakan dari 27 Oktober 2023 hingga 1 November 2023 dengan melibatkan 1.220 responden yang diwawancarai secara langsung.
Tingkat kepercayaan survei tersebut mencapai angka 95 persen dengan margin of error sebanyak 2,9 persen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
