Menparekraf Sandiaga Uno di acara Top Halal Award 2023 yang diselenggarakan Ihatec di Jakarta kemarin (18/10).
JawaPos.com–Indonesia menjadi negara wisata halal terbaik dunia. Indonesia mengalahkan 140 negara lain. Wisata halal jagoan Indonesia di antaranya dari Sumbar, Jabar, NTB, Aceh, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.
Kabar baik itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno di sela menghadiri Top Halal Award 2023 yang diselenggarakan Ihatec Marketing Research di Jakarta pada Rabu (18/10). Predikat sebagai negara wisata halal terbaik dunia itu, merupakan hasil penilaian dari The Global Muslim Travel Index 2023.
Sandiaga mengatakan, potensi wisata halal di Indonesia sangat besar. Dia berharap wisata halal Indonesia bisa menggerakkan 1,2 miliar wisata lokal dan naik jadi 1,4 miliar wisata lokal.
Meskipun begitu keindahan wisata halal Indonesia juga mampu menyedot wisatawan mancanegara. Di antaranya dari Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara Timur Tengah. ”Harus bisa kapitalisasi dan jadi pembawa berkah,” kata Sandi.
Sandiaga mengatakan, di kalangan masyarakat, masih ada kesalahan pandangan soal wisata halal. Dia menegaskan bahwa wisata halal itu bukan islamisasi destinasi wisata. Sandiaga mengatakan wisata halal adalah memberikan layanan tambahan yang ramah terhadap wisatawan beragama Islam.
”Misalnya mudah akses makanan halal,” jelas Sandi.
”Kemudian informasi arah kiblat di dalam hotel. Lalu tersedia mushaf Alquran di kamar hotel. Dengan adanya fasilitas tambahan itu, wisatawan Islam bisa menjadi lebih betah,” tambah dia.
Sandiaga mengatakan negara-negara lain tidak mau ketinggalan dari Indonesia. ”Banyak yang sekarang berbenah. Seperti di Korea Selatan dan Thailand,” jelas Sandi.
Mereka berupaya menaikkan pamor wisata halal di negara masing-masing. Menurut Sandi jika terlena, posisi Indonesia sebagai negara wisata halal terbaik dunia bisa kembali tergeser.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, pemerintah akan terus mengawal pembangunan wisata halal. Di antaranya melalui skema pembiayaan dan pendampingan. Kemudian juga lewat penerbitan peraturan daerah yang mendukung wisata halal di Tanah Air.
Dia lantas menyebutkan, wisata halal di Indonesia ragamnya terus berkembang. Saat ini yang sedang jadi tren adalah Islamic Experience.
”Istri saya lagi getol ziarah makam,” jelas Sandi.
Keberadaan buku-buku seperti novel keislaman karya penulis Indonesia juga semakin banyak. ”Inilah tren ekonomi halal Indonesia,” imbuh Sandi.
Khusus untuk halal food, nilainya terbesar di dunia yaitu USD 150 miliar. Dia mengatakan Indonesia sebagai negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia, menjadi pasar ekonomi halal terbesar. Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Tetapi harus jadi pemain dalam ekonomi Islam.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
