Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Agustus 2023 | 04.32 WIB

Tak Hanya Megawati, Ini Sejumlah Tokoh yang Minta KPK Dibubarkan

 
 

Logo KPK di Gedung Merah Putih ditutup kain hitam sebagai simbol keprihatinan. (Muhamad Ali/Jawa Pos)

 
JawaPos.com - Pernyataan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan menyita perhatian publik. Megawati beralasan, kinerja KPK kini tak lagi efektif sehingga sudah selayaknya dibubarkan.
 
Bahkan, permintaan pembubaran KPK itu telah disampaikan Megawati ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
 
"Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, sudah deh, bubarin aja KPK itu Pak, jadi menurut saya nggak efektif. Ibu nih kalau ngomong ces pleng," ungkap Megawati dalam acara BPIP di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (21/8).
 
Namun, bukan hanya Megawati yang meminta KPK dibubarkan, sejumlah tokoh pernah menyampaikan hal serupa agar KPK dibubarkan. Mereka di antaranya:
 
1. Fahri Hamzah
 
Saat masih menjabat Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah pernah menggaungkan agar KPK dibubarkan pada 2020. Menurut Fahri, KPK telah gagal memberantas korupsi di tanah air. 
 
Menurut pemahaman Fahri, berdasarkan UU KPK, lembaga antirasuah harus bubar lantaran Kejaksaan, Polri, dan Pengadilan masih belum efektif untuk menegakkan hukum. Fahri menilai, KPK masih belum berhasil untuk membenahi korupsi.
 
Pasalnya, hingga saat ini Kepolisian dan Kejaksaan masih belum dipercaya oleh publik. Di sisi lain, lanjut Fahri, KPK pun tetap harus bubar bila telah berhasil dalam memberantas korupsi. Pasalnya tugasnya telah selesai.
 
"Makanya saya mengatakan, kalau kamu tidak bereskan ini, berarti kamu gagal. Kalau kamu mengatakan ini sudah beres, harusnya kamu sudah bubar. Kan begitu?," ungkap Fahri saat berdialog dalam acara Impact with Peter Gontha, Jumat 11 November 2020 lalu.
 
2. Novel Baswedan
 
Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedsn ternyata pernah meminta KPK dibubarkan. Pernyataan ini disampaikan Novel dalam akun media sosial Twitter pribadinya.
 
Novel menilai, kepercayan publik terhadap KPK menurun karena ulah pimpinan KPK Firli Bahuri cs. Dia pun mendorong KPK dibubarkan karena khawatir dengan rencana ketua KPK Firli Bahuri.
 
"Ulah pimpinan KPK sekarang ini membuat KPK makin tidak dipercaya masyarakat. Pemberantasan korupsi makin jauh dari harapan. Mendorong KPK dibubarkan khawatir selaras dengan rencana Firli dkk," cuit Novel Baswedan dalam laman twitter pribdadinya @nazaqistsha, Minggu 12 Juni 2022. 
 
3. Marzuki Alie
 
Saat menjadi Ketua DPR RI Marzuki Ali pernah menggaungkan KPK untuk dibubarkan. Mantan sekjen Partai Demokrat itu menilai, KPK layak dibubarkan jika tak ada tokoh yang kredibel memimpinnya.
 
"Kalau KPK sebagai lembaga ad hoc sudah tidak bisa dipercaya, buat apa didirikan, bubarkan saja," ucap Marzuki pada Jumat 29 Juli 2011.
 
 
4. Umar Hasibuan
 
Selain unsur politisi, tokoh Nahdlatul Ulama Umar Hasibuan juga turut menggelorakan agar KPK dibubarkan. Hal ini bukan tanpa sebab. Ia menilai, sikap Ketua KPK Firli Bahuri yang hanya melakukan gimmick dan tak serius memimpin KPK.
 
Pertama, kinerja Ketua KPK Firli Bahuri yang menurutnya lebih banyak berpolemik. Termasuk spanduk atau baliho pencapresan yang banyak beredar. Selain itu, ia turut menyoroti Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang diduga menerima gratifikasi tiket nonton MotoGP Mandalika.
 
“Ketuanya sibuk pasang baliho. Wakil ketua terima gratifikasi,” ungkap Gus Umar pada akun media sosial Twitter @UmarHasibuan070, Kamis 9 Juni 2022.
 
Gus Umar juga menyinggung buronan mantan calon anggota legislatif (caleg) PDIP Harun Masiko yang hingga kini belum ditangkap. Serta kasus yang ditangani KPK, hanya pada level kepala daerah.
 
“Harus masiku gak ditangkap. Sekarang kerjanya cuma kelas teri nangkap kepala daerah. KPK layak dibubarkan,” pungkasnya.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore