
Gubernur Ganjar Pranowo pada acara pengukuhan Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangunan Integritas (Kompak API) Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jawa Tengah, Senin (7/8).
JawaPos.com - Bicara tentang Gubernur Ganjar Pranowo, para bupati di Jawa Tengah (Jateng) kompak mengungkapkan soal semangatnya dalam pemberantasan korupsi sekaligus penegakan budaya antikorupsi. Mereka menyatakan jika semangat dari slogan "Mboten Korupsi Mboten Ngapusi" kini telah mengakar sampai bawah dan membawa perubahan pada perilaku jujur pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) di Jateng.
"Dari slogannya yakni Mboten Korupsi Mboten Ngapusi itu betul-betul diwujudkan sampai di akhir masa jabatannya," kata Bupati Temanggung Al Khadziq usai acara pengukuhan Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangunan Integritas (Kompak API) Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jawa Tengah, Senin (7/8).
Hingga kini, dia melihat Ganjar terus memegang komitmennya dalam hal antikorupsi. Sehingga pelan tapi pasti, budaya itu juga menular hingga di tingkat kabupaten/kota, bahkan desa. Bupati Temanggung itu pun mencontohkan di daerahnya, bagaimana semua unsur pemerintah di kabupaten tersebut juga selalu termotivasi untuk pencegahan korupsi.
"Jadi semangat Pak Gub juga menular pada kepala daerah dan juga ASN di seluruh Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Temanggung untuk ikut arahan Pak Gubernur, Mboten Korupsi Mboten Ngapusi," tegasnya.
Senada diungkapkan Bupati Kendal Dico M Ganinduto. Menurutnya, upaya pencegahan korupsi di Jateng selalu meningkat dari tahun ke tahun.
"Upaya selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun upaya pencegahan dari tingkat desa, kabupaten maupun provinsi sendiri," ucap dia.
Apalagi, lanjut Dico, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar, selalu dilakukan kolaborasi antara pemprov dan pemkab, atau pemkot.
"Slogan provinsi (Mboten Korupsi Mboten Ngapusi) itu diterapkan di Kendal, sehingga pemprov dan pemkab harus bersinergi," tuturnya.
Dalam dua periode kepemimpinannya, Ganjar tunjukkan komitmennya terkait slogan "Mboten Korupsi Mboten Ngapusi". Hal itu juga ditegaskan dan diterapkan langsung kepada seluruh pejabat, ASN maupun perangkat pemerintahan hingga tingkat bawah.
Selain itu, masyarakat pun diajak untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan hingga pengaduan atas layanan pemerintahan. Misalnya lewat inovasi aduan online LaporGub serta membuka akses pengaduan lewat berbagai platform media sosial.
Untuk edukasi dan upaya pencegahan, Ganjar juga menggagas kurikulum antikorupsi di sekolah, membangun desa antikorupsi, dan lainnya.
acara pengukuhan Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangunan Integritas (Kompak API) Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jawa Tengah, Senin (7/8).
Berbagai kebijakan itu pun membuahkan hasil. Selain terbangun birokrasi yang sehat dan bersih, komitmen Ganjar juga mendapat pengakuan lewat berbagai penghargaan. Provinsi Jawa Tengah menjadi juara umum penghargaan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jateng menyabet empat penghargaan sekaligus dalam upaya pengelolaan LHKPN dan pengendalian gratifikasi terbaik. Penghargaan itu diberikan KPK kepada Jateng saat puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) secara daring pada 2020 lalu.
Jawa Tengah juga kembali mendapat penghargaan dari KPK pada 2021, karena memeroleh nilai 94,55 dalam capaian Indeks Pencegahan Korupsi tahun 2021.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
