
Marcelo Brozovic ketika menjadi kapten Inter Milan di final Liga Champions (foto kiri) dan kini telah memperkuat klub Saudi Pro League Al Nassr FC.
JawaPos.com – Pada 11 Juni lalu, Marcelo Brozovic masih mengenakan ban kapten Inter Milan. Gelandang bertahan berkebangsaan Kroasia itu memimpin Nerazzurri dalam final Liga Champions kontra Manchester City di Ataturk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul.
Brozo –sapaan akrab Brozovic– menjadi pemain pertama Kroasia yang menjadi kapten di final Liga Champions. Meski Inter kalah 0-1, peran Brozovic masih penting bagi Inter.
Pada kenyataannya, laga di Istanbul itu menjadi akhir dari kebersamaan Brozovic dan Inter selama sembilan tahun (total 330 laga dan 31 gol).
Per 3 Juli lalu, Brozovic resmi bergabung dengan klub Saudi Pro League yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Al Nassr FC. Belum sampai sebulan, Si Buaya –julukan Brozovic– sudah kembali ke Inter.
Bukan balik kucing. Melainkan menjadi lawan dalam laga pramusim bertajuk Japan Tour 2023 di Nagai Stadium, Osaka, petang nanti (siaran langsung NET. pukul 17.15 WIB).
”Kami kehilangan beberapa pemain hebat musim panas ini, termasuk Brozovic. Tetapi, sebagai gantinya kami juga kedatangan pemain muda berkualitas,” kata wingback kiri Inter Federico Dimarco seperti dilansir SempreInter.
Pernyataan jebolan akademi Inter itu salah satunya merujuk kepada gelandang Davide Frattesi. Pemain yang didatangkan dengan status pinjaman dari US Sassuolo itu memang diplot allenatore Simone Inzaghi sebagai suksesor Brozovic.
Frattesi yang berusia 23 tahun atau 7 tahun lebih muda dari Brozovic merupakan rekrutan masif bagi Inter. Sebab, klub raksasa Italia lainnya seperti Juventus, AS Roma, sampai rival sekota Inter, AC Milan, menginginkan pemain yang sudah punya 6 caps dan 1 gol bersama timnas Italia tersebut.
Frattesi memberikan warna baru bagi lini tengah Inter yang dihuni pemain matang seperti trio Hakan Calhanoglu-Henrikh Mkhitaryan-Nicolo Barella. ”Dia (Frattesi, Red) adalah salah satu talenta muda terbaik di negeri ini (Italia, Red) saat ini,” kata Simo –sapaan akrab Simone Inzaghi– kepada La Gazzetta dello Sport.
Dalam dua laga pramusim sebelumnya di kamp mereka, Inter terlalu perkasa bagi FC Lugano (menang 3-0) dan US Pergolettese (menang 10-0). Sebaliknya, Al Nassr FC gagal menang dalam tiga laga terakhir pramusim. Kalah 0-5 kontra Celta Vigo, dihajar SL Benfica 1-4, tapi bisa menahan tanpa gol Paris Saint-Germain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
