Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2023 | 18.15 WIB

Mengenang Sejarah Perkeretaapian Indonesia dengan Mengunjungi Museum Kereta Api

Stasiun Ambarawa sekitar tahun 1905. (Sumber: KITLV) - Image

Stasiun Ambarawa sekitar tahun 1905. (Sumber: KITLV)

JawaPos.com - Museum Kereta Api adalah tempat yang didedikasikan untuk memamerkan koleksi dan artefak terkait sejarah dan perkembangan kereta api.

Kereta Api merupakan salah satu transportasi umum yang masih dipergunakan hingga saat ini. Sejarah perkembangannya yang panjang, membuat kereta api selalu berkembang dan memunculkan inovasi terbaru.

Salah satu cara untuk mengetahui peradaban perkeretaapian adalah dengan mengunjungi museum. Di Museum kereta api, kita dapat mengetahui sejarah perkembangan kereta api dari tahun ke tahun.

Museum-museum ini biasanya menawarkan pengalaman yang menarik dan informatif bagi pengunjung yang tertarik dengan transportasi kereta api.

Di museum kereta api, pengunjung dapat melihat berbagai jenis kereta api, lokomotif, gerbong, peralatan, dan artefak lainnya yang digunakan dalam sistem kereta api di masa lampau.

Dikutip dari Instagram @keretaapikita, terdapat beberapa referensi museum untuk mengenang sejarah perkeretaapian yang dapat kita kunjungi. Berikut diantaranya:

  1. Museum Ambarawa

Museum ambarawa terletak di Desa Panjang, Ambarawa, Semarang. Memiliki kisah sejarah yang melatarbelakangi masa Hindia Belanda hingga pra Kemerdekaan RI. Museum ini dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) yang diresmikan pada tanggal 21 Mei 1873 bersamaan pembukaan lintas Kedungjati-Ambarawa.

  1. Museum Kereta Api Sawah Lunto

Museum Kereta Api Sawahlunto merupakan sebuah museum yang terletak di  kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Museum ini menampilkan sejarah serta warisan perkeretaapian yang berhubungan dengan batu bara di daerah tersebut. Sejarah museum ini berawal dari pembangunan jalur kereta api negara Sumatra Staatsspoorwegen (SSS). Museum tersebut telah diresmikan pada tanggal 17 Desember 2005 dan telah direnovasi oleh KAI dan pemerintahan setempat.

  1. Museum Kereta Api Bondowoso

Museum ini merupakan museum pertama kali di Jawa Timur. Berawal dari stasiun bondowoso yang telah dibangun pada tahun 1893 kemudian diresmikan pada 1 oktober 1897 oleh Staatsspoorwegen (SS). Stasiun tersebut menjadi saksi bisu peristiwa Gerbong maut yaitu kisah pemindahan 100 tawanan pejuang Indonesia dari Bondowoso ke Surabaya.

  1. Lawang Sewu

Lawang sewu adalah salah satu wisata yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ternyata Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah milik Kereta Api Indonesia yang dipergunakan sebagai kantor pusat perusahaan KAI swasta Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Gedung utamanya dibangun pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907.  Saat ini, Lawang Sewu dimanfaatkan sebagai museum yang menyajikan beragam koleksi dari sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore