Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Juni 2023 | 19.50 WIB

KLHK Catat Luas Kebakaran Hutan dan Lahan Capai 28 Ribu Hektare

Helikopter dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Muara Medak, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tahun lalu. Wahdi Septiawan/Antara - Image

Helikopter dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Muara Medak, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tahun lalu. Wahdi Septiawan/Antara

JawaPos.com–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang Januari sampai pertengahan Juni, mencapai 28.019 hektare dan melepaskan 2,84 juta emisi karbon dioksida.

”Kolaborasi lintas sektor dilaksanakan dalam rangka menjaga keamanan wilayah rawan dari kejadian karhutla,” kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Thomas Nifinluri seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/6).

Berdasar data Sipongi+ KLHK, lima provinsi tertinggi karhutla adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni mencapai 5.211 hektare, Kalimantan Barat seluas 4.172 hektare, Lampung 2.272 hektare, Sulawesi Tenggara 1.961 hektare, dan Maluku 1.953 hektare.

Pemerintah telah melaksanakan modifikasi cuaca di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Teknologi modifikasi cuaca kembali dilanjutkan di Pulau Kalimantan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh El Nino, terutama pada periode Juli sampai Oktober 2023.

Kegiatan modifikasi cuaca di Kalimantan Barat akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Cassa 212 pada 23 Juni. Lalu, Kalimantan Tengah pada 25 Juni, dan dilanjutkan di Kalimantan Selatan.

Teknologi modifikasi cuaca juga akan dilakukan di Riau dan Kalimantan Timur untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan tersebut. Penerapan teknologi modifikasi cuaca yang dahulu dikenal sebagai teknologi hujan buatan merupakan bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan cara pembasahan gambut.Baca Juga: Jumlah Sampah Plastik Berpotensi Meningkatkan 3 Kali Lipat

Apabila titik api muncul di sekitar kawasan milik swasta, pemerintah menugaskan perusahaan swasta itu untuk mengatasi peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut. Thomas berharap sinergi yang sudah terjalin dengan baik bisa terus berlanjut dan kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat dikendalikan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore