Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Juni 2023 | 04.50 WIB

Jumlah Sampah Plastik Berpotensi Meningkatkan 3 Kali Lipat

Menteri LHK Siti Nurbaya bersama para pelajar mengunjungi tenant-tenant di FPSN 2023.

JawaPos.com–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan Festival Peduli Sampah Nasional (FPSN) 2023. Acara berlangsung empat hari mulai 13 - 16 Juni di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Acara digelar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mengusung tema solusi untuk polusi plastik. Yakni dengan tagline kampanye #beatplasticpollution.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjelaskan tentang semakin pentingnya masalah persampahan. Tingkat polusi plastik yang meningkat dengan cepat merupakan masalah lingkungan global yang serius. Hal itu berdampak negatif pada dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan kesehatan.

”Apabila tidak ada tindakan yang berarti, menurut UNEP jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat hampir tiga kali lipat. Yakni dari sekitar 9-14 juta ton per tahun pada 2016 menjadi 23-37 juta ton per tahun pada 2040,” ungkap Siti Nurbaya.

Karena itu, menurut Siti, persoalan polusi plastik yang merupakan persoalan global harus diselesaikan bersama. Hal tersebut telah disampaikan pada pertemuan 2nd session of the Intergovernmental Negotiation Committee to develop an international legally binding instrument on plastic pollution, including in the marine environment (INC2) di Paris beberapa waktu lalu.

”Diharapkan dengan agreement yang akan terbentuk dengan sifat legally binding secara internasional, akan dapat mengikat sebagai kekuatan bersama untuk mengatasi persoalan polusi plastik, yang tentu saja akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing negara,” ucap Siti Nurbaya.

Hal tersebut, lanjut dia, sejalan dengan upaya Indonesia yang sedang menyiapkan konsep kerja zero waste, zero emission. Hal tersebut juga seperti upaya Indonesia bekerja dalam hal hutan dan penggunaan lahan dengan konsep kerja FOLU Net Sink 2030. Yakni tingkat serapan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lain akan seimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dilepas.

Menteri Siti juga menyampaikan apresiasi penghargaan kepada penggiat bank sampah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan sampah di lingkungan. Bank sampah memiliki peran strategis sebagai sarana edukasi, instrumen perubahan perilaku masyarakat, dan moda penerapan ekonomi sirkular di Indonesia dalam rantai nilai pengelolaan sampah.

”Keberadaan bank sampah dapat menjadi salah satu pintu masuk terpilihnya sampah di sumber, menentukan ketersediaan, dan kualitas sampah sebagai materi daur ulang sebagai upaya pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri,” terang Siti.

Karena itu, tambah dia, pemerintah harus mendorong bank sampah untuk lebih profesional dalam segi manajemen karena terkait dengan ekonomi sirkular. Bank sampah harus konsisten dalam menyediakan bahan baku sampah terpilah dengan kualitas yang baik.

”Semoga perangkat ekosistem untuk ekonomi sirkular dapat berkembang dengan baik, sehingga pemanfaatan sampah tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi untuk masyarakat, tapi juga bisa mereduksi sampah yang diteruskan ke TPA,” ujar Siti Nurbaya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 KLHK Rosa Vivin Ratnawati mengungkapkan, sesuai data sistem informasi pengelolaan sampah nasional (SIPSN), jumlah bank sampah di Indonesia saat ini telah mencapai 25.540 unit. Pihaknya pun berharap jumlah tersebut akan terus bertambah. Termasuk ada di setiap kecamatan untuk menjadi collection center dari pemilahan sampah.

”Dengan adanya pemberian anugerah penghargaan kepada bank sampah terbaik oleh Ibu Menteri diharapkan dapat memotivasi bank sampah lain untuk  berinovasi. Termasuk memunculkan bank sampah baru,” ucap Rosa Vivin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore