
Ilustrasi pernikahan dini.
JawaPos.com - Pernikahan dini di Sulawesi Barat menjadi persoalan serius bagi pemerintah provinsi (pemprov) setempat. Angkanya mencapai 17,71 persen. Pemprov Sulbar berharap Kementerian Agama (Kemenag) dapat ikut membantu agar pernikahan sebelum pada usianya dapat ditekan.
Upaya itu konkretkan dalam kerja sama antara Pemprov Sulbar dengan Kemenag. Yaitu, akan mengerahkan 500 penghulu ke tengah masyarakat agar mengantisipasi anak-anak mereka tidak cepat-cepat dikawinkan.
Sekda Sulbar Muhammad Idris mengatakan, pihaknya berusaha menekan kasus stunting. Salah satu pemicu terjadinya stunting kelahiran dari orang tua yang masih berusia anak-anak. Untuk itu, pernikahan anak usia dini mesti dihindari.
"Di antaranya, kampanye pencegahan perkawinan anak di sekolah dengan melaksanakan dan melalui dakwah, baik pada saat khotbah Jumat, dan lain sebagainya," ujar Muhammad Idris seperti dilansir Antara, Rabu (15/2).
Langkah itu selain melibatkan penghulu sebagai jajaran dari Kemenag, juga dari BKKBN Sulbar, BAZNAS Sulbar, dan pihak-pihak pondok pesantren.
Untuk diketahui, berdasar data survei BPS Sulbar persentase perkawinan anak mencapai angka 17,71 persen.
Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Syafruddin Baderung menyatakan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan forum group diskusi (FGD) untuk memperkuat kapasitas penghulu dan penyuluh agama dalam pencegahan perkawinan anak.
Sebanyak 500 orang penghulu dan penyuluh agama di Sulbar akan diberikan pelatihan dalam mengampanyekan pencegahan perkawinan anak.
"Akan dilaksanakan khotbah seragam dan melakukan pendekatan sosiologi, religi, dan lainnya, dan akan dibuat daerah percontohan pencegahan pernikahan anak usia dini," katanya pula.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
