
Photo
JawaPos.com - Momen Hari Anak Nasional 2022 di Kemendikbudristek dimeriahkan kegiatan pentas Kita Cinta Lagu Anak (KILA) pada Sabtu (23/7). Minimnya lagu khusus untuk anak-anak masih menjadi sorotan. Kemendikbudristek prihatin banyak anak-anak malah menyanyikan lagu orang dewasa. Contohnya anak-anak asik menyanyikan lagi dewasa seperti Keong Racun dan lainnya.
Kegelisahan tersebut disampaikan Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbudristek Ahmad Mahendra. Dia mengatakan kegiatan KILA digagas sejak 2020 lalu. "Tujuannya mengatasi persoalan ketersediaan lagu khusus anak-anak," katanya.
Mahendra menuturkan situasi saat ini cukup memprihatinkan. Karena banyak anak-anak yang menyanyikan lagu dewasa. "Ini miris sekali," tutur dia. Mahendra berharap dengan kegiatan KILA, setiap tahun bisa diproduksi lagu-lagu khusus anak-anak yang baru.
Dia menuturkan tema KILA tahun ini adalah anti perundungan dan intoleransi. Dia bersyukur minat seniman sangat tinggi. Total ada 3.000 lebih pendaftaran. Mahendra optimistis ke depan lagu-lagu khusus anak-anak bakal semakin banyak. Jadi anak-anak tidak lagi menyanyikan lagu dewasa. Lagu dalam kegiatan ini dikelompokkan untuk usia 5-7 tahun dan 8-13 tahun.
Sekretaris Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek Fitra Arda mengatakan perlu dihidupkan kembali semangat mencipta lagu anak-anak. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional Fitra mengatakan anak-anak perlu diberi ruang untuk berkarya dan hidup di alamnya sendiri. "Menjamin pemenuhan hak anak untuk tumbuh berkembang dengan baik," jelasnya. Selain itu menciptakan lingkungan anak-anak yang aman dan bersih dari kekerasan.
Peringatan Hari Anak Nasional 2022 juga menjadi perhatian dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dia menyampaikan pesan supaya anak-anak terus rajin belajar, mencapai cita-cita, dan mengukir prestasi. "Karena di tangan kalian, masa depan negara kita, Indonesia tercinta ditentukan," katanya.
Selain itu, Wapres juga berpesan kepada seluruh pihak terkait agar terus menjaga dan melindungi anak-anak Indonesia termasuk memenuhi hak-haknya. Baginya, merayakan Hari Anak Nasional sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Mari kita jaga dan lindungi anak-anak Indonesia dari berbagai bahaya yang mengancam fisik maupun jiwanya, termasuk dari bahaya Covid-19 yang belum berakhir,” tuturnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
