
Photo
JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, ke depan pihaknya tidak akan lagi menunjuk penjabat (Pj) kepala daerah dari kalangan TNI-Polri aktif. Hal ini setelah menuai polemik di tengah masyarakat.
Tito berjanji akan memprioritaskan pejabat sipil untuk menjadi Pj kepala daerah. "Hasil diskusi kita menangkap aspirasi dari civil society, kita paham utamakan yang sipil. Dan kemungkinan besar kita tidak akan melanjutkan dari TNI dan Polri aktif," kata Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Kamis (16/6).
Menurut Tito, aturan penunjukan Pj kepala daerah sudah dibahas bersama Menkopolhukam, Menpan RB, Panglima TNI dan Kapolri. Dia menyebut, sebelum menunjuk Pj kepala daerah telah berkonsultasi ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita sudah konsultasi ke MK, prinsipnya sepanjang dia pejabat tinggi pratama baik TNI itu ada pengecualian. Itu jangan dibaca satu pasal itu harus undurkan diri, Ayat (1) UU 34 Tahun 2004 tentang TNI," ungkap Tito.
Mantan Kapolri ini beralasan, pihaknya menunjuk Pj Bupati Seram Bagian Barat dari kalangan TNI-Polri aktif, agar bisa mengatasi konflik batas desa. Hal ini pun setelah menerima masukan dari Gubernur Maluku.
"Seram Bagian Barat ini saya diskusi dengan Pak Gubernur, harus diisi figur yang bisa atasi konflik. Sehingga kita minta nama dari BIN dan BIN memberikan figur yang dinggap kompeten yaitu Kabinda Sulteng, karena Sulteng pernah konflik dan dianggap pernah tangani konflik, maka diberi penugasan. Jadi, karena kebutuhan waktu itu," pungkas Tito.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
