
Photo
JawaPos.com - Sebanyak 487 anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI Angkatan Laut mulai mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil) di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/5). Acara pembukaan Latsarmil Komcad TA 2022 ini dipimpin Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, di Lapangan Ewa Pangalila Kodikmar, Surabaya.
Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Dankodiklatal, Menhan Prabowo Subianto menjelaskan bahwa salah satu strategi pertahanan negara dan bangsa yang saat ini dilaksanakan oleh Indonesia dalam menghadapi perkembangan dinamika lingkungan strategis adalah strategi Sistem Pertahanan Dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), yang melibatkan pengelolaan seluruh sumber daya nasional.
"Hal ini tentu dilandasi oleh penanaman nilai-nilai kesadaran bela negara disertai pembangunan kekuatan TNI beserta alutsistanya sebagai komponen utama pertahanan negara," tuturnya.
Kepada seluruh anggota Komcad yang berhasil masuk seleksi, Menhan Prabowo menekankan agar mereka dapat menyerap dan mengikuti dengan sebaik-baiknya materi yang diberikan para pelatih.
Kurikulum Latsarmil komponen cadangan terdiri atas bidang sikap dan perilaku, bidang pengetahuan dan keterampilan, serta bidang jasmani selama tiga bulan ke depan. Sementara kurikulum yang diberikan kepada peserta Latsarmil Komcad TNI AL antara lain Dasar-Dasar Kemiliteran, Permildas, PBB, Bela Diri Militer, Menembak, Ilmu Kepemimpinan, dan Ilmu Medan.
Hadir dalam acara itu, Aspers Kasal Laksda TNI Irwan Achmadi, Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Sesditjen Pothan Kemhan Laksma TNI Sri Yanto, Komandan Lantamal V Laksma TNI Yoos Suryono Hadi, serta para Direktur Kodiklatal.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan para komcad-komcad ini lebih ditujukan kepada pengawak kapal, yang nantinya apabila perang mereka bisa mengawaki alutsista tersebut, dan alutsista tersebut juga menjadi komponen cadangan dalam perang.
"Jadi umpama begini, Angkatan Laut begitu perang mengeluarkan seluruh kapal, kurang kapal tanker. Kita bisa koordinasi dengan Pertamina. Semua aset, semua komponen harus bersama-sama untuk mendukung pelaksanaan darurat militer, umpama perang. Sehingga nanti Komcad-Komcad ini yang nanti bisa mengawaki kapal-kapal yang akan menjadi komponen cadangannya Angkatan Laut dalam perang laut. Tentunya komponen cadangan TNI AL ini untuk komponen cadangan perang laut," papar Yudo.
Oleh karena itu, perekrutan komponen cadangan laut ini harus lebih teliti dan fokus sehingga begitu selesai ini mereka betul-betul bisa dimanfaatkan untuk menjadi komponen cadangan dalam melaksanakan perang laut.
Tidak hanya itu, kata Yudo, personel Pramuka Saka Bahari juga akan direkrut sebagai intelijen di daerah untuk memperkuat satuan TNI Angkatan Laut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022