
Ilustrasi logo Muhammadiyah
JawaPos.com - Aparat kepolisian diduga melakukan intimidasi dengan melakukan apel dan mendirikan tenda di Lapangan Kaliboto, Belakang Polsek Bener yang bertepatan dengan pintu masuk Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Aparat setidaknya juga menangkap sebanyak 60 orang ketika melakukan doa bersama atas tindakan represif ini.
Menanggapi hal itu, Ketua Pusat Pengurus Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM dan Kebijakan Publik Busyro Muqoddas, mengecam tindakan aparat kepolisian. Sebab, setiap warga negara berhak dan sah untuk menyampaikan aspirasi atas pembangunan Bendungan Bener.
Menurutnya, mengkonsolidasikan gerakan doa bersama terkait penyelamatan kelestarian dan masa depan lingkungan hidup juga telah diamanatkan dalam Pasal 28H UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Mengecam segala bentuk tindakan aparat Kepolisian yang terindikasi bersifat intimidatif, represif dan konfrontatif yang dapat menimbulkan ketakutan, gangguan keamanan dan ketertiban bagi warga di desa Wadas," ungkap dia dalam siaran pers, Rabu (9/2).
Tindakan mengepung dan membatasi akses informas publik dengan kondisi terkini di Desa Wadas juga dirasa telah melanggar kebebasan hidup bermasyarakat. Hal ini menurutnya sangat tidak manusiawi.
"Mendesak kepolisian supaya menghentikan penangkapan warga, tim kuasa hukum dan aktivis di Desa Wadas," tegas dia.
MHH dan LHKP Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga mendesak Kapolri untuk mengendalikan tindakan aparat kepolisian di Desa Wadas. Kejadian ini merupakan suatu tindakan yang berlebihan.
"Mendesak pihak Kepolisian untuk membuka akses bagi tim kuasa hukum, media, pers dan pendamping warga di Desa Wadas," tandas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022