
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JawaPos.com - Dianggap ada manipulasi harga gabah dan beras jadi, gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) digerebek oleh pihak kepolisian, padan Kamis (20/7) malam.
Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto meminta kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan kenapa ada penggerebekan itu.
Sebab informasi yang didapatnya, beras itu bukan dari subsidi Bulog. Melainkan perusahaan itu membeli langsung dari petani.
"Yang ditangkap bukan beras subsidi harus menjelaskan ke masyarakat, ini kan yang ada menguntungkan petani," ujar Darmadi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (21/7).
Bendahara Megawati Institute ini curiga, penggerebekan yang dilakukan Mentan itu lantaran ingin mencari sensasi atau mencari muka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi saat ini muncul wacana Presiden Jokowi ingin melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.
"Jadi memang dugaan saya Mentan hanya cari sensasi dan popularitas," cetusnya.
Oleh sebab itu, satgas pangan harus melakukan penelitian apakah benar yang dijual dengan harga premium adalah beras subsidi dari Bulog. Jangan langsung percaya begitu saja.
"Jangan sampai dijebak dengan informasi palsu dan tidak akurat," pungkasnya.
Sekadar informasi sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memimpin langsung penggerebekan penimbunan beras yang dilakukan oleh PT IBU. Sebanyak 1.161 ton beras telah disita.
Pabrik itu diketahui berlokasi di Jalan Rengas KM 60 Kecamatan Kedung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sidak itu Tito juga didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.
Dari penggerebekan tersebut, sebanyak 15 orang telah diamankan oleh Korps Bhayangkara terkait penimbunan beras itu. Modusnya mereka menjual beras jenis IR64 dengan label Cap Ayam dan Maknyuss dengan harga Rp 20 ribu. Padahal itu adalah beras medium yang disubsidi oleh pemerintah dengan harga Rp 9 ribu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
