
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi terkait TBS Sawit di Kementan, Jakarta, Senin (8/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengaku heran dengan kondisi harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Indonesia yang belakangan masih ada yang turun di tingkat petani. Pasalnya, harga Crude Palm Oil (CPO) dunia dan kurs dolar AS saat ini sedang meningkat.
"Ini anomali. Di saat ini (dolar AS menguat) harga harusnya naik bukan turun. Kenapa? Karena nilai dolar selisih 10 persen, ya harus naik. Tidak ada alasan turun," kata Amran saat jumpa pers di Kantor Kementan Jakarta, Senin (8/6).
Amran menegaskan, pihaknya bersama dengan Satgas Pangan Polri akan melakukan pengecekan kepada seluruh perusahaan pengolah TBS Sawit atau refinery serta Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang membeli TBS dengan harga murah.
Seharusnya, para refinery serta PKS tersebut membeli TBS dari petani dengan harga yang tinggi di tengah meningkatnya harga CPO secara global.
"Ini harusnya momentum ini, kesempatan ini sektor pertanian kita gunakan dengan baik. Tahun lalu ekspor kita naik 167 triliun. Jadi kalau ada katakanlah masalah itu pasti ada positifnya," kata Amran.
Kementan, lanjut dia, bersama dengan Satgas Pangan Polri tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku industri yang masih membeli TBS dengan harga murah.
Dimana, hingga hari ini kata Amran, masih ada sekitar 300 dari 1.900 perusahaan yang belum juga menaikkan harga beli TBS sawit dari petani. Terkait ini, Amran memastikan akan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum setempat dalam hal ini Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda di seluruh wilayah.
"Hari ini masih ada kurang lebih 300 dari total 300 perusahaan dari totalnya 1.900 perusahaan yang bergerak sektor kelapa sawit. Yang 300 ini kita akan periksa, kita akan cek kenapa dia tidak naikkan seperti semula. Bahkan harusnya naik 10 persen daripada harga sebelumnya," kata dia.
"Langsung diperiksa. Surat hari ini kita berikan, bawa pulang, diperiksa," tegas Amran.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
