Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Maret 2021 | 19.37 WIB

Tokoh Buruh Muchtar Pakpahan Meninggal Dunia

Presiden KSPI Said Iqbal  (Ridwan/JawaPos.com) - Image

Presiden KSPI Said Iqbal (Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tokoh buruh Indonesia, Muchtar Pakpahan meninggal dunia pada Minggu (21/3) malam. Kabar tersebut terkonfirmasi kebenarannya melalui laman Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Senin (22/3).

“Dunia aktivis gerakan serikat buruh mengalami duka mendalam. Pada Minggu, 21 Maret 2021, Prof Dr Muchtar Pakpahan SH. MA meninggal dunia," tulis berdasarkan keterangan resmi KSBSI.

Sosok yang dikenal sebagai tokoh aktivis pergerakan buruh di Indonesia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada Minggu (21/3) pukul 22.30 WIB. Muchtar Pakpahan lahir pada 21 Desember 1953.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan duka cita atas kepulangan Muchtar Pakpahan. Di mata para buruh, Muchtar Pakpahan merupakan tokoh yang peduli kaum buruh dan rakyat kecil.

Berdasarkan laman tersebut, seminggu sebelum meninggal, kondisi kesehatannya semakin menurun drastis, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. Muchtar sempat memberikan kabar kepada pengurus dan anggotanya di Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) melalui pesan WhatsApp.

Dalam pesan itu beliau mengatakan fisiknya hanya tidur, tidak bisa duduk, tidak bisa berdiri dan tidak bisa jalan. Kondisi fisik melemah tersebut terjadi mulai Kamis, 22 Januari 2021.

"Pinggang terasa sakit dan 4 kali ke dokter. Sabtu (19/3) dilakukan MRI di RS Premier. Hasilnya besok Senin pukul 08.00. Mohon doa kawan-kawan, semoga penyakitnya ditemukan, dan dapat diterapi. Terima kasih,” tulisnya almarhum.

Semasa hidupnya, Muchtar Pakpahan telah mengabdikan dirinya menjadi aktivis. Dari pergerakan mahasiswa sejak kuliah sampai serikat buruh dan menekuni sebagai akademisi kampus. Muchtar Pakpahan mendeklarasikan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) pada 25 April 1992 dan ditunjuk ketua umum.

Muchtar Pakpahan sempat beberapa kali mendekam di dalam penjara. Pada Januari 1994, dia ditahan di Semarang, Jawa Tengah. Dari Agustus 1994 sampai Mei 1995, dia kembali mendekam di sel penjara Kota Medan, Sumatera Utara, akibat demo buruh yang berujung kerusuhan. Lalu pada 1996, beliau kembali dipenjara di LP Cipinang, Jakarta Timur.

Sebagai informasi, almarhum lahir di Bah Jambi II, Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara, 21 Desember 1953. Beliau memimpin SBSI dari 1993 sampai 2003. Almarhum pernah mendirikan dan menjadi Ketua Umum Partai Buruh (2003-2010). Almarhum juga sempat didapuk sebagai pemimpin Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore