
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana impor massal kendaraan niaga dari India untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini berada di ujung tanduk. Meski uang muka senilai triliunan rupiah sudah dibayarkan, gelombang penolakan dari DPR hingga serikat buruh terus menguat.
Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai carut-marut rencana impor 105.000 unit pikap yang tengah menjadi sorotan publik.
Impor 105 Ribu Unit Pikap India Tetap Jalan Meski Dikritik
PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan tetap melanjutkan proses impor 105.000 unit kendaraan niaga dari pabrikan India, Mahindra & Mahindra serta Tata Motors. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan logistik Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.
Tak main-main, Agrinas dilaporkan telah menggelontorkan uang muka (DP) sebesar Rp7,3 triliun. Angka tersebut merupakan 30 persen dari total nilai pengadaan yang mencapai Rp24,66 triliun.
Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa sebagian unit bahkan sudah mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok. "Sebanyak 200 unit telah didistribusikan, 400 unit menyusul pekan depan, dan ditargetkan 1.000 unit tiba hingga akhir bulan ini," jelasnya.
Rincian Kendaraan dan Alasan Pembayaran DP
Baca Juga: KPK Bakal Pelototi Pengadaan 105 Ribu Mobil Pick-up dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih
Total pengadaan ini mencakup tiga jenis kendaraan utama:
- 35.000 unit Scorpio 4x4 (Mahindra)
- 35.000 unit Yodha 4x4 (Tata Motors)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
