
Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR di Gedung Nusantara, Senayan, Selasa (26/11/19). Rapat membahas anggaran e-KTP. FOTO: HENDRA EKA
JawaPos.com - Pilkada serentak 2020 telah rampung digelar. Hajatan tersebut terpakasa dan untuk pertama kalinya digelar dalam suasana pandemi Covid-19 di tanah air. Namun, tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih di pesta demokrasi daerah itu dianggap sangat baik. Karena pemilihnya ada di angak persentasenya sebesar 76.09 persen.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, angka presentase tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2020 ini telah melampaui hajatan yang serupa di tahun 2015 silam.
"Tingkat partisipasi pemilih secara umum 76,09 persen. Ini saya kira cukup baik, karena angka ini mendekati target 77,5 persen kalau tidak salah KPU dan ini melampaui partisipasi pemilih voters turn out pilkada 2015," ujar Tito di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/1).
Tito juga menuturkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19 menjadi bukti penyelenggaran ini berhasil. Bahkan, mantan Kapolri tersebut juga menyebut tingkat partisipasi masyarakat Indonesia lebih tinggi ketimbang penyelenggaran pemilu di Amerika Serikat (AS).
"Pemilu yang besar di AS sebesar 66.9 persen. Dengan angka ini saya kira salah satu keberhasilan bangsa kita," katanya.
Dengan tingkat partispasi masyarakat yang datang untuk memilih di tempat pemungutan suara (TPS) telah membuktikan masyarakat antusias ingin ikut menjadi bagian dalam hajatan serentak tersebut.
"Artinya hampir 77 juta pemilih yang hadir pada saat hari pemungutan suara se-Indonesia. Ini adalah election nomor dua terbesar di seluruh dunia," pungkasnya.
Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.
Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.
Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022