
Wisatawan mengunjungi kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Badung, Bali, Jumat (4/12). Fikri Yusuf/Antara
JawaPos.com - Baru-baru ini, viral posting-an dari seorang turis asal Amerika Serikat (AS) Kristen Gray yang menceritakan tentang kehidupannya di Bali. Posting-an ini dikritisi banyak pihak karena dinilai memanfaatkan biaya hidup yang murah dan nyaman di Bali, serta untuk menghindari pajak.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pihak keimigrasian untuk tegas dalam menindak warga negara asing (WNA) yang melanggar aturan. "Ditjen Imigrasi jangan loyo dalam menangani kasus ini. Segera lakukan penyelidikan terkait berbagai potensi pelanggaran, seperti izin tinggal dan pajak. Selain itu, dengan mengajak orang lain pindah ke Bali, para turis ini juga berpotensi melanggar protokol kesehatan. Ini semua harus ditindaklanjuti," ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (19/1).
Lebih jauh, Sahroni juga menyebut bahwa jika memang ada potensi pelanggaran hukum, maka para turis ini tidak boleh hanya dideportasi. Tetapi harus diproses hukum dulu di Indonesia.
"Terus kalau misalnya ada dugaan pelanggaran hukum, misalnya tidak bayar pajak, maka ya mereka harus diproses hukum dulu di Indonesia. Dimejahijaukan. Ini juga untuk menimbulkan efek jera supaya turis-turis lainnya juga taat hukum," katanya.
Politikus Partai Nasdem ini juga meminta pihak Imigrasi agar segera berkoordinasi dengan kedutaan besar AS terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan warganya.
"Ya untuk pihak Imigrasi juga agar segera koordinasi sama pihak Kedubes AS yang ada di sini terkait kondisi hukum warganya. Kalau memang melanggar hukum ya harus ditindak tegas," pungkasnya.
Diketahui, cuitan akun Twitter @kristentootie atau Kristen Gray menjadi viral. Salah satunya mengajak orang asing pindah ke Bali saat pandemi Covid-19.
Tagar #Bali menjadi trending pada Minggu (17/1) petang. Itu setelah akun Twitter Kristen Gray, yang mengaku sebagai perempuan asal AS keturunan Afrika dan telah tinggal di Bali selama satu tahun terakhir, berkicau soal enaknya tinggal di Bali.
Dalam cuitan itu, dia mengisahkan pengalamannya menuju Bali setelah kehilangan pekerjaan pada 2019 bersama pacarnya yang juga perempuan. Awalnya, mereka mencoba tinggal selama enam bulan di Bali dan menghasilkan uang sebagai desainer grafis. Tapi kemudian, wabah virus korona membuat mereka tertahan di Bali.
https://youtu.be/gtUBhv_kmoA

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
