
Petugas membawa kantung jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Selain itu jenazah, petugas juga menemukan bagian pesawat yang sel
JawaPos.com - Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyampaikan, pihaknya melibatkan 3.300 personal search and rescue (SAR) gabungan dalam proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Proses evakuasi dilakukan melalui penyelaman, permukaan laut hingga melalui udara.
"Jadi personel kurang lebih 3300. personel yang terlibat baik di lapangan ataupun di tempat ini, maupun tempat lain yang laksanakan kegiatan," kata Rasman di Dermaga JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1).
Rasman mengakui, pihaknya menambah personel lapangan. Terlebih pada Selasa (12/1) kemarin, berhasil mengumpulkan 65 kantong jenazah, sehingga total 139 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban berhasil didapatkan dari perairan kepulauan Seribu.
"Karena kemarin kita memang mendapatkan hasil banyak berkaitan dengan korban," ungkap Rasman.
Proses evakuasi pada hari kelima ini tidak jauh berbeda dari hari sebelumnya, tim SAR akan mengevakuasi korban hingga puing pesawat. Bahkan juga fokus pencariab pada black box cockpit voice recorder (CVR) setelah pada Selasa (12/1) kemarin, berhasil mengangkat black box flight data recorder (FDR) dari dasar laut.
"Kalau kemarin yang ditemukan adalah FDR, sekarang mungkin harapan kita adalah CVR juga kita bisa dapatkan," ujar Rasman.
Baca Juga: Surpres soal Kapolri, PKB: Sepertinya Rabu Keramat, Kita Tunggu Saja
Karena itu, KRI Rigel dan KR Baruna Jaya yang mempunyai kemampuan deteksi bawah laut diharapkan mampu memetakan koordinat black box CVR yang belum ditemukan. Diharapkan pencarian dapat berjalan optimal.
"Kami harapkan untuk bisa mendapatkan hasil deteksi semaksimal mungkin, sehingga pencarian yang dilakukan oleh para penyelam kami itu bisa lebih fokus kepada hasil dari deteksi, dari unsur-unsur kita yang memiliki kemampuan deteksi di bawah air," ungkap Rasman.
Karena itu, Rasman pun mengharapkan proses evakuasi didukung faktor cuaca yang baik. Sehingga proses evakuasi bisa maksimal dilaksanakan.
"Kita berharap, cuaca baik, mendukung. Sesuai dengan informasi dari BMKG, hari ini berawan. Nanti akan ada hujan tengah malam. Tapi itu pun perkiraan. Kita tetap berharap cuacanya baik, sehingga bisa memudahkan tim kami yang ada di lapangan khusunya untuk melakukan pencarian secara maksimal," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB.
Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
