
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Operasi SAR pasca kecelakaan kereta api antara KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (28/4) akhirnya dinyatakan berakhir. Basarnas mengungkap adanya 5 korban terjepit yang menyebabkan evakuasi memerlukan penanganan khusus.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan tantangan berat yang dihadapi tim di lapangan saat proses penyelamatan.
Ia pun memaparkan dampak kecelakaan tersebut. Dimana lokomotif KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek sampai menghancurkan gerbong terakhir, gerbong 10 KRL. Dari disitulah ditemukan adanya korban selamat maupun meninggal dunia.
"Kita tahu pada saat dua kereta berbenturan, dari situ kita sama-sama melihat bahwa lokomotif bisa sampai masuk (menabrak) ke satu gerbong Commuter. Dari situlah sebenarnya adanya korban baik itu yang kita evakuasi dalam kondisi meninggal hampir semuanya karena terjepit. Begitu juga korban 5 korban yang kita evakuasi dalam kondisi selamat juga dalam kondisi terjepit material," ujar Syafii di stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Akibat benturan besar tersebut, membuat Basarnas harus mengerahkan alat manual hingga elektrik dalam mengevakuasi korban. Korban yang seluruhnya perempuan tersebut terjepit dan harus mendapatkan penanganan ekstra agar tidak menimbulkan dampak yang fatal.
"Saya sampaikan bahwa pada saat itu memang ada 5 korban yang masih dalam kondisi terjepit dan harus kita laksanakan kegiatan restrikasi atau ekstrikasi sehingga korban itu bisa kita selamatkan dalam kondisi tidak sampai menimbulkan dampak yang lebih berat lagi,"
Ia juga menegaskan bahwa operasi SAR telah dituntaskan kurang dari 12 jam. Meski operasi utama selesai, tim tetap bersiaga untuk memastikan prosedur kebersihan lokasi.
"Saya sampaikan bahwa saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan. Namun dalam proses pembersihan bangkai kereta, andai saja diketemukan sekecil apa pun body part dari tubuh, tentunya kita akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur dan itu memang harus kita lakukan," tambahnya.
Data Korban dan Status Operasional KRL

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
