
Kebakaran besar di gedung Kejaksaan Agung berhasil dipadamkan setelah lebih dari 11 jam. Salah satu penyebab lamanya api dipadamkan karena banyak material plastik. (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus kebakaran di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan kali ini, Polri menerjunkan 2 tim ke lokasi.
"Pertama tim Puslabfor dan Inafis, ini gerak duluan untuk cek konstruksi dari pada bangunan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (24/8).
Selanjutnya tim kedua yang dikerahkan yakni untuk mengecek instalasi listrik gedung dan sejenisnya. Dengan begitu, diharapkan bisa segera diketahui penyebab kebakaran.
"Mencari sumber api pertama untuk bisa diidentifikasi apakah penyebab dari kebakaran ini yang akan dipelajari oleh tim, semua dipimpin langsung Kapuslabfor bersama tim gabungan," jelas Yusri.
Baca juga: DPR Berharap Publik Tak Berspekulasi Soal Kebakaran Gedung Kejagung
Polri menargetkan bisa segera mendapatkan hasil penyelidikan dalam kasus kebakaran ini. Dengan begitu, publik bisa segera mendapat jawaban pasti terkait penyebab utama kebakaran gedung utama Kejagung.
Sebelumnya, kebakaran melanda Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jalan Sultan Hasanudin Dalam Nomor 1, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Api terlihat muncul dari arah samping gedung.
"Terima berita kebakaran pukul 19.10 WIB," kata Kasi Ops Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Sugeng dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8).
Dalam video yang beredar, api berasal dari samping kiri gedung. Kobarannya terlihat cukup besar. Sejumlah pengendara yang melintas terlihat banyak berhenti menyaksikan kebakaran tersebut.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=BIOXB7I5tRc

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
