Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juni 2026 | 22.00 WIB

Robot Polisi Sudah Atur Lalu Lintas di Tiongkok, Indonesia Kapan Menyusul?

Tiongkok mulai mengoperasikan pasukan robot polisi lalu lintas pertama yang terorganisasi secara resmi pada libur Hari Buruh. (Global Times) - Image

Tiongkok mulai mengoperasikan pasukan robot polisi lalu lintas pertama yang terorganisasi secara resmi pada libur Hari Buruh. (Global Times)

JawaPos.com - Tiongkok mulai mengoperasikan pasukan robot polisi lalu lintas pertama yang terorganisasi secara resmi pada libur Hari Buruh. Sebanyak 15 robot cerdas dikerahkan di kawasan wisata Danau Barat dan sejumlah ruas jalan utama di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, untuk membantu mengelola kepadatan lalu lintas selama masa liburan.

Seperti dilansir dari Global Times, robot-robot tersebut bekerja berdampingan dengan petugas manusia dalam mengatur arus kendaraan dan pejalan kaki, memberikan peringatan terhadap pelanggaran lalu lintas, serta membantu wisatawan menemukan rute perjalanan terbaik. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan lalu lintas, terutama di titik-titik dengan mobilitas tinggi.

Sebelum bertugas selama libur Hari Buruh, robot-robot itu telah digunakan dalam sejumlah kegiatan besar, termasuk mendukung pengamanan lalu lintas pada ajang maraton. Namun kali ini menjadi momen penting karena mereka diterapkan dalam skala lebih luas untuk menangani lonjakan aktivitas masyarakat selama musim liburan.

Menurut Biro Kepolisian Lalu Lintas Hangzhou, seluruh robot ditempatkan di persimpangan strategis yang mencakup kawasan wisata Danau Barat, pusat komersial tepi danau, hingga jalan-jalan utama perkotaan. Setiap unit menjalankan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan lokasi, menciptakan pola kerja kolaboratif antara manusia dan mesin.

Di kawasan wisata Danau Barat, robot lebih difokuskan untuk melayani kebutuhan informasi dan navigasi pengunjung. Wisatawan dapat berinteraksi langsung melalui layar sentuh dan fitur suara untuk menanyakan arah. Dengan dukungan kecerdasan buatan dan data lalu lintas secara real-time, robot mampu memberikan rekomendasi rute berjalan kaki maupun transportasi umum yang paling efisien.

Sementara itu, robot yang ditempatkan di persimpangan perkotaan berfungsi sebagai pengawas lalu lintas. Berbekal teknologi pengenalan visual, mereka dapat mendeteksi berbagai pelanggaran, seperti kendaraan yang berhenti melewati garis batas, pengendara tanpa helm, membawa penumpang secara ilegal, hingga pejalan kaki yang memasuki jalur kendaraan bermotor.

Ketika menemukan pelanggaran, robot akan memberikan peringatan suara secara langsung. Jika pelanggaran tetap dilakukan setelah tiga kali peringatan, sistem akan merekam kejadian tersebut dan mengirimkannya ke pusat pemantauan kepolisian untuk ditindaklanjuti. Mekanisme ini memungkinkan proses pengawasan berlangsung secara otomatis mulai dari deteksi hingga pelaporan.

Selain itu, robot juga memiliki kemampuan mengatur lalu lintas. Sistem mereka terhubung langsung dengan lampu lalu lintas dan mampu menampilkan delapan jenis gerakan standar pengaturan kendaraan yang telah disetujui Kementerian Keamanan Publik Tiongkok. Dengan demikian, instruksi yang diberikan robot dapat berjalan selaras dengan sinyal lalu lintas di lokasi.

Pihak kepolisian menyebut penggunaan robot ini bertujuan mengurangi beban kerja petugas di lapangan. Selama ini, banyak waktu petugas tersita untuk tugas-tugas rutin seperti memberikan peringatan, meniup peluit, atau mengarahkan pengguna jalan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore