
Photo
JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menganggap obat Covid-19 temuan Universitas Airlangga bersama TNI AD dan Badan Intelijen Negara (BIN) belum valid. Oleh karena itu, belum bisa mendapat izin edar untuk produksi masal.
Deputi VII BIN, Wawan Purwanto menganggap hal ini sebagai kekurangan biasa. Menurutnya selama proses penelitian sudah terjalin komunikasi yang baik dengan BPOM. Apabila ada kekurangan dalam proses penelitian akan selalu dilengkapi.
"Kalau memang ada yang kurang terus ditindaklanjuti. Kalau soal belum disampaikan lagi itu kan soal waktu karena memang perbaikan kan juga perlu adanya waktu," kata Wawan saat dihubungi, Kamis (20/8).
Dia menuturkan, sejak uji klinis pertama hingga ketiga, banyak masukan dari BPOM terhadap obat Covid-19 ini. Apabila ada prosedur yang belum memenuhi syarat izin edar, pihak peneliti akan menindaklanjuti untuk melengkapi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022