
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M. Iqbal. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kapolres Kampar, Riau, AKBP Asep Darmawan dicopot dari jabatannya yang baru dijalaninya selama dua bulan. Alasannya dikarenakan Asep tidak memperhatikan arahan intruksi Kapolri saat memberikan pidato.
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis angkat bicara terkait keputusannya ini, saat dipertanyakan oleh Komisi III DPR RI saat Rapat Dengar Pendapat (RDP). Anggota Fraksi PKB Dipo Nusantara mengkonfirmasi kabar tersebut, apakah betul pencopotan ini dikarenakan Asep tak mendengarkan arahan Kapolri.
"Apakah benar pencopotan Kampar tersebut karena tidak mendengarkan arahan atau ngobrol?" tanya Dipo kepada Idham di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).
Menjawab itu, Idham mengatakan pencopotan Asep dengan alasan etika jabatan. Menurut dia, Asep terlambat mengikuti apel. Hal ini dianggap contoh yang tidak baik bagi seorang Kapolres yang memiliki banyak anak buah.
"Masalah Kapolres Kampar itu tidak hanya masalah ketika dia terlambat apel, tapi di situ juga terselip masalah etika. Sebagai Kapolres sebagai Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah), dia adalah teladan dan harus ditindak," ucap Idham.
Photo
AKBP Asep Darmawan, kapolres Kampar yang dicopot Kapolri. (Riau Pos)
Mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan, sebagai Kapolres, Asep seharusnya memberikan contoh yang baik kepada jajarannya. Sehingga tindakan tegas diberikan kepada Asep, agar menjadi pelajaran bagi para Kapolres lainnya.
Menurut Idham, ketika seseorang telah menjadi pimpinan dan memiliki anak buah, segala macam tindakan dan perbuatannya dilihat oleh personel di bawah. Apabila hal ini dibiarkan, dikhawatirkan anak buahnya akan melakukan tindakan yang sama.
"Saya akan memberi gambaran kepada Kapolres yang lain bahwa anda dilihat, anda punya anak buah. Kalau anda sudah enggak benar, bagaimana kau bisa memimpin satu kesatuan. Kira-kira begitu kebijakan saya," pungkasnya.
Sebelumnya, sikap tegas ditunjukan Kapolri Jenderal Idham Azis kepada anak buahnya yang dinilai tidak disiplin. Seperti yang baru saja dilakukannya kepada Kapolres Kampar, AKBP Asep Darmawan.
Seperti diberitakan Radar Bogor (Jawa Pos Group), Asep harus kehilangan jabatannya sebagai Kapolres Kampar lantaran tidak memperhatikan arahan Kapolri Jenderal Idham Azis saat HUT Brimob di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
“Ya (tidak memperhatikan arahan Kapolri) dan saat ini kapolres masih diperiksa di propam. Jadi untuk memudahkan pemeriksaan kita tarik dulu,” kata Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri, Selasa (19/11).
AKBP Asep diketahui baru dua bulan menjabat sebagai Kapolres Kampar, Polda Riau. Beredar kabar bahwa AKBP Asep dimutasi karena mengobrol saat Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan pengarahan saat Apel Kasatwil beberapa waktu lalu.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
