
KARHUTLA: JOHANNY/ RADAR TARAKAN
JawaPos.com - Tidak ada perbaikan kualitas udara di Palangka Raya dalam dua hari terakhir. Statusnya masih berbahaya. Asap kian pekat. Berdasar data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palangka Raya, visibilitas tidak mengalami perubahan: tak lebih dari 1 kilometer.
Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) telah merapatkan kemungkinan kenaikan status siaga darurat menjadi tanggap darurat. Berdasar indikator yang terjadi saat ini, Kota Palangka Raya layak ditetapkan berstatus tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ”Ada sebelas parameter penetapan tanggap darurat karhutla dan Kota Palangka Raya sudah memenuhi syarat tersebut,” kata Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng kemarin (16/9).
Hanya satu kriteria yang tidak terpenuhi, yakni data jumlah pasien yang terdampak asap.
Padang Ekspres melaporkan, sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar) hingga tadi malam masih dilanda kabut asap. Banyak warga yang terkena penyakit ISPA. Untuk mencegah dampak semakin parah, Pemkab Dharmasraya meminta masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah. Sekolah juga diliburkan. Puluhan ribu pelajar diminta tetap di rumah mulai Selasa (17/9) hingga Kamis (19/9).
Instruksi libur sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA itu disampaikan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam Surat Keputusan Nomor 420/5188/Disdik/2019 yang diterbitkan kemarin. ”Keputusan meliburkan seluruh siswa didasarkan kualitas udara yang sudah masuk dalam kategori sangat tidak sehat dan berdasar informasi dari dinas kesehatan terjadi peningkatan kasus ISPA,” ujar Sutan Riska.
Photo
Petugas BPBD melakukan pemadaman lahan terbakar di kawasan permukiman warga di Jalan Pias RT 4 RW 8 Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai , Pekanbaru. (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Tadi malam Presiden Jokowi memantau langsung kondisi bencana asap di Provinsi Riau. Setiba di Riau, Jokowi langsung menggelar rapat terbatas dengan pejabat terkait.
Jokowi mengatakan, pada rakor 15 Juli lalu dirinya sudah mengingatkan perihal pencegahan kebakaran hutan. Sebab, penanganan menjadi lebih sulit apabila lahan telah terbakar.
Namun, menurut Jokowi, jajaran pemerintahan daerah, kepolisian, dan TNI mulai level provinsi sampai desa belum bekerja maksimal. ”Kita memiliki semuanya, tapi perangkat-perangkat ini tidak ditertibkan secara baik. Kalau infrastruktur ini diaktifkan secara baik, saya yakin, satu titik api ketahuan dulu sebelum menjadi ratusan titik api,” kata dia di Hotel Novotel Pekanbaru.
Jokowi sudah memerintah Kepala BNPB Doni Monardo untuk menyiapkan hujan buatan. Pasukan pemadam juga akan ditambah. Meski demikian, upaya itu tidak cukup jika jajaran pemda tidak mengimbangi dengan pencegahan di kawasan lain. ”Tetapi, sekali lagi, kalau tidak ada dukungan pemda, ini adalah pekerjaan besar yang sulit diselesaikan. Kuncinya di pencegahan,” tandasnya.
Sementara itu, surat terbuka masyarakat sipil yang ditandatangani 12 LSM dan organisasi non pemerintah kemarin (16/9) menyatakan bahwa kabut asap saat ini bukan lagi kejahatan biasa. Melainkan sebuah kejahatan ekosida dan kejahatan lintas batas dengan unsur-unsur yang terpenuhi. Yakni, dampak yang meluas, jangka panjang, dan tingkat keparahan yang tinggi, termasuk unsur mens rea.
Manajer Kampanye Eksekutif Nasional Walhi Wahyu A. Perdana menuturkan, yang disayangkan, pemerintah selalu berupaya menyangkal.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
