Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2019 | 17.49 WIB

Jelang Arus Mudik: Menhub Tinjau Bandara Terminal, dan Stasiun

Menhub Budi Karya Sumadi ketika melakukank sidak pesawat pada saat jelang arus mudik lalu di Bandara Soekarno-Hatta (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS) - Image

Menhub Budi Karya Sumadi ketika melakukank sidak pesawat pada saat jelang arus mudik lalu di Bandara Soekarno-Hatta (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

JawaPos.com - Sepekan menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 2 Juni, pemeriksaan sarana transportasi kian intensif. Pengecekan bahkan tidak dilakukan secara acak, tetapi menyeluruh pada semua moda transportasi.

Kemarin (26/5) Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Terminal Kampung Rambutan. Selain itu, Menhub yang didampingi Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengecek kesiapan angkutan lebaran di Stasiun Gambir dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Di Bandara Soekarno-Hatta, Menhub menyaksikan tim Ditjen Perhubungan Udara melakukan ramp check. Salah satu yang dicek adalah kondisi ban pesawat. "Alhamdulillah, semua pesawat laik untuk terbang," tutur Budi.

Photo

Pihak Garuda Indonesia melakukan self ramp check terhadap armadanya dalam melayani pemudik pada Lebaran 2019. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Dia mengatakan, seluruh pesawat untuk angkutan Lebaran dicek. Itu berbeda dengan sebelumnya yang hanya dilakukan secara acak. Budi mengungkapkan, berdasar laporan yang diterima, tidak ada kendala minor pada pesawat yang telah dicek. Artinya, pesawat layak terbang.

Meski demikian, Budi meminta maskapai dan stakeholder tidak lengah. Prosedur operasional standar yang berlaku harus tetap ditaati.

Pada hari biasa, bandara di Provinsi Banten itu melayani 1.300 penerbangan setiap hari. Jumlahnya bakal meningkat saat musim mudik Lebaran. "Yang semula 1.300 take off-landing akan menjadi 1.470 take off-landing per hari," ungkapnya.

Dalam musim mudik kali ini, diprediksi terjadi kenaikan jumlah pesawat hingga 2 persen. Sedangkan penumpang naik hingga 3 persen. Kenaikan tersebut tidak lebih tinggi dari tahun lalu yang mencapai 4 persen. "Penerbangan dari Jakarta ke luar bisa 100 persen. Namun, dari luar ke Jakarta kurang dari itu," katanya.

Pada hari yang sama, rombongan juga melakukan kunjungan ke Terminal Kampung Rambutan. Menhub melihat ramp check bus yang akan digunakan untuk angkutan Lebaran. Satu bus diketahui tidak laik dan harus dikandangkan. "Kebetulan tadi saya melakukan ramp check. Ada satu bus Primajasa yang tidak memenuhi syarat tertentu. Kami tidak bisa mengizinkan bus tersebut untuk melakukan perjalanan," terang pria asli Palembang itu.

Menurut Budi, ramp check semacam itu sudah disosialisasikan di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Lampung. "Yang belum ramp check itu sekitar 30 persen," kata Budi. Pihaknya meminta setiap operator melakukan self ramp check.

Sementara itu, kereta api merupakan moda transportasi yang sudah selesai melakukan ramp check. Terkait hasil ramp check yang dilakukan Ditjen KA terhadap kelaikan sarana dan prasarana KA, Budi meminta segera dilakukan tindak lanjut seperti perbaikan. "Sehingga sarana dan prasarana tersebut agar dapat segera dioperasikan," ucapnya.

Di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi kemarin mengadakan pertemuan lintas instansi. "Kami harus pastikan semua sarana yang akan dipakai masyarakat harus sudah dilakukan ramp check. Dari laporan yang saya terima, kapal yang ada di lintas Ketapang-Gilimanuk sudah dilakukan ramp check," kata Budi. Jumlah kapal yang tersedia lebih dari 56 unit. Namun, kapal yang akan beroperasi sebanyak 32.

Posko Kesehatan

Di tempat yang sama, Menkes Nila Moeloek menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung kelancaran mudik dari sisi kesehatan. Kemenkes menyediakan pelayanan kesehatan 24 jam bagi pemudik. "Pos-pos kesehatan siap melayani para pemudik dan pengemudi untuk cek kesehatan sebelum berangkat," katanya.

Saat ini telah tersedia pos kesehatan sebanyak 6.047 di seluruh provinsi. Posko tersebut akan siaga pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Proyek di Tol Dihentikan

Photo

Menghadapi arus mudik Lebaran 2019, segala proyek di jalan tol mulai dihentikan. Langkah itu untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan memberikan kenyaman bagi pengendara. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

PT Jasa Marga mulai menghentikan sementara pekerjaan proyek di seluruh tol yang berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas mulai pukul 00.00 kemarin. Penghentian proyek berlangsung hingga 15 Juni 2019.

Langkah itu diambil untuk meringankan beban lalu lintas saat periode mudik nanti. "Saya hari ini (kemarin, Red) melihat bahwa proyek-proyek pembangunan yang ada di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek sudah berhenti. Tentunya akan bermanfaat untuk pengguna jalan yang mau mudik dan balik," kata Kakorlantas Irjen Pol Refdi Andri.

Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan, pekerjaan proyek di jalan tol yang dihentikan akan berdampak positif. Sebab, kapasitas lajur jalan tol dapat bertambah. Dia mencontohkan, di tol Jakarta-Cikampek Elevated, bagian yang sebelumnya digunakan sebagai area kerja kini bisa dimanfaatkan menjadi lajur jalan dengan menggeser pagar-pagar pembatas proyek.

Kereta Sleeper Baru

Photo

PT KAI meluncurkan kereta mewah untuk melayani para pemudik Lebaran 2019. Layanan itu terdapat di rangkaian KA Agro Bromo tujuan Gambir-Solo di Stasiun Gambir, Jakarta. (Hanung Hambara Jawa Pos)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan gerbong kereta sleeper baru, Luxury 2. Kereta tersebut dirangkaikan pada KA Argo Lawu yang bertolak menuju Stasiun Solo Balapan pukul 20.15 kemarin. Selain itu, ada lima gerbong sleeper baru lainnya yang terpasang di KA yang lain. Yakni KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan pp), KA Taksaka pagi dan malam (Gambir-Jogjakarta pp), serta Gajayana pagi dan malam (Gambir-Malang pp).

Gerbong sleeper tersebut merupakan generasi kedua seri Luxury. Sebelumnya PT KAI merilis gerbong Luxury tahun lalu dengan kapasitas 18 tempat duduk. Di seri terbaru, Luxury 2 memiliki 26 kursi. "Minat masyarakat terhadap Luxury pertama sangat tinggi," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro.

Luxury 2 dilengkapi sejumlah fasilitas. Di antaranya kursi yang dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik, diputar 180 derajat, dan memiliki sandaran kaki elektrik. Lalu TV layar sentuh, meja di sandaran tangan, dan pengisian baterai USB. Selama masa promo, tiket KA Luxury 2 dibanderol mulai Rp 750 ribu.

Photo

Photo

Photo

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore