
Ilustrasi sidang. (Istimewa)
JawaPos.com - Persidangan yang sedang berlangsung dalam mengungkap perkara dugaan Tipikor DJKA Kemenhub Medan mengungkapkan keterangan mantan Menteri Perhubungan RI periode 2019-2024. Pada persidangan yang dihadiri Budi Karya secara virtual pada Rabu (1 April 2026) telah cukup memberikan keterangannya secara jelas
Dalam keterangannya kepada Majelis Hakim, Budi Karya dengan tegas membantah keterangan yang disampaikan mantan Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Danto Restyawan yang mengklaim pengumpulan dana terkait kepentingan Pilpres bersumber dari perintahnya. Selain itu juga membantah pernyataan Majelis Hakim terkait keterangan Harno Trimadi (Eks Direktur Prasarana Kereta Api Kemenhub) yang disampaikan bahwa ada penunjukan pekerjaan yang mengarah ke BUMN.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Muftahul mengatakan bahwa hakim hendaknya objektif dalam menangani perkara tersebut.
"Hakim tidak boleh mengadili perkara yang memiliki konflik kepentingan, baik pribadi, kekeluargaan, atau hubungan lain," kata Adib kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Adib menegaskan seorang hakim tidak boleh memihak dan harus menjalankan persidangan sesuai fakta. Apalagi, dalam persidangan tersebut di salah satu terdakwa menyebut ada aliran dana untuk kepentingan Pilpres dan pemilihan gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, hakim harus melihat fakta secara luas.
“Jika hakim berpolitik di ruang sidang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Begitu juga dalam memutus perkara seorang hakim musti terbebas dari pengaruh opini publik atau intervensi politik," kata Adib.
Menurutnya, keterangan Budi Karya sudah cukup jelas memberikan kesaksiannya. Di samping itu, Budi Karya bukanlah saksi kunci pada persidangan tersebut. Menurutnya Majelis Hakim seyogyanya tidak perlu memaksakan kehadiran Budi Karya kembali untuk memberikan kesaksian.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
Selain Tangkap Bupati Tulungagung, KPK Amankan Sekda hingga Kadis PUPR
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Kader Partai Gerindra yang Terjaring OTT KPK
Muncul Dua Nama Terduga Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN Pemkab Gresik, Satu Pegawai Aktif
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
Kuliner di Surabaya: 17 Rekomendasi Bakso Terbaik dengan Rasa Autentik
Resmi! 8 Bintang Absen di Laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya, GBK Bergemuruh Sambut Jakmania dan Bonek
