
Ustad Abdul Somad saat mengisi ceramah acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Yayasan Annajah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (28/12).
JawaPos.com - Ustad Abdul Somad tiba-tiba mengumumkan membatalkan ceramah keagamaannya di sejumlah daerah di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Hal itu dikarenakan adanya intimidasi.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, pihaknya tidak setuju adanya pihak-pihak yang menghalangi ceramah ulama asal Asahan, Sumatera Utara tersebut.
"PPP sendiri tidak setuju ada elemen masyarakat yang menghalangi UAS ceramah di satu tempat. Mestinya kita turut menyesalkan itu terjadi," ujar Arsul di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Selasa (4/9).
Menurut Arsul, ceramah ulama yang beken dikenal dengan sebutan UAS ini tidak pernah membawa ujaran kebencian, makar dan hal-hal yang berbau dengan ormas Hizbut Thahrir Indonesia (HTI). Sehingga tidak perlu adanya penolakan tersebut.
"UAS kan sama sekali tidak membawa ujaran kebencian, tidak mengarah pada makar, tidak ada konten-konten katakanlah HTI dan segala macam," katanya.
Oleh sebab itu, Arsul mengaku sudah memerintahkan kepada kadernya untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Sehingga kader PPP tidak ada yang menentang atau ikut mendukung penolakan ceramah UAS tersebut.
"Jadi kita minta warga kita ikut mendamaikan, bukan malah menentang atau mendukung. Sehingga terjadi situasi berhadap-hadapan masyarakat dengan yang lain (massa pro ke UAS dan kontra)," katanya.
Arsul menjelaskan, perlu adanya komunikasi yang terbangun di masyarakat terkait penolakan UAS tersebut. Sebab kata Arsul, ceramah UAS tidak menyinggung makar dan juga ujaran kebencian.
"Ini kan elemen masyarakat perlu kita ajak komunikasi. Perlu satu dengan yang lain itu silaturahmi dibangun," pungkasnya.
Sekadar informasi, dalam akun Istagram milik UAS @ustadzabdulsomad membeberkan alasan kegiatan ceramahnya tersebut dibatalkan.
Kata dia, dibatalkannya itu karena adanya ancaman, intimidasi dan juga pembatalan ceramah dari yang sebelumnya telah diagendakan.
Adapun daerah yang ia batalkan untuk ceramah keagamaan antara lain, Grobogan, Kudus, Jepara, Semarang, Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
