Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 April 2021 | 18.57 WIB

Buka IIMS, Jokowi Ingin Investasi di Sektor Otomotif Jadi Prioritas

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka pagelaran International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 di Istana Negara, Kamis (15/4). Dalam pidatonya, adanya pameran otomotif tahunan itu bisa segera memperkerjakan lebih banyak lagi tenaga kerja dan juga ikut menggerakkan industri UMKM dan juga segera bisa menaikkan ekspor Indonesia ke negara-negara lain ke pasar global.

"Namun yang juga harus diingat bersama-sama kita ini masih di dalam masa pandemi. Kita harus tetap waspada terhadap pandemi Covid-19. Tapi juga kita tidak boleh berhenti dalam menggerakkan ekonomi tetap dengan kewaspadaan tetap dengan kehati-hatian," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/4).

Menurut Jokowi, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian Indonesia yang harus segera diaselerasi dan dipercepat. Karena banyak keterlibatan pelaku usaha di dalam negeri mulai dari hulu hingga hilir yang harus ditingkatkan.

"Keterlibatan UMKM dalam rantai pasok juga harus terus ditingkatkan. Dan nilai tambah untuk ekonomi dalam negeri juga harus menjadi prioritas. Tentu saja yang paling penting adalah penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Goalnya adalah disini," katanya.

Selain itu transformasi menjuju green technology juga perlu dilakukan. Teknologi hijau, produk hijau ini ke depan akan menjadi ekonomi hijau, ini akan menjadi tumpuan Indonesia karena kita punya potensi dan kekuatan.

Penggunaan energi terbarukan seperti B30, B100 juga harus terus dilanjutkan. Demikian pula dengan pengembangan industri mobil listrik ini juga harus dipercepat.

"Dan kita harapkan menjadi industri unggulan negara kita Indonesia," ungkapnya.

Jokowi menuturkan, industri otomotif menjadi prioritas untuk terus ditumbuhkan investasinya. Pemerintah terus berupaya meningkatkan iklim investasi.

Pemerintah juga sudah menetapkan UU Cipta Kerja, kemudian sudah memiliki lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority yang ini diharapkan akan memberikn banyak kemudahan dan kepastian bagi para investor untuk membangun usaha produktif di negara kita.

"Kebijakan relaksasi pajak juga sudah diterbitkan pemerintah utk mendongkrak penjualan dan daya beli produk otomotif untuk mendorong makin banyak permintaan agar ada demand di situ yang bisa menggerakkan industri otomotif kita," ungkapnya.

"Tadi sebelum masuk ke ruangan ini, saya mendapatkan laporan dari Menteri Perindustrian. Ada kenaikan, berapa persen Pak Menteri? Untuk purchase order-nya ada 190 persen. Artinya harus indent, artinya ini yang memproduksi kualahan. Artinya lagi industri otomotif sudah bangkit kembali," tambahnya.

Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19


Jokowi berharap, kapasitas produksi industri otomotif dalam Indonesia bisa ditingkatkan dengan pemakaian kandungan lokal yang semakin tinggi.

"Dan juga bukan hanya ngurus pasar dalam negeri saja tapi bergerak menggarap pasar-pasar ekspor. Ini saya lihat peningkatannya sudah baik tapi kita ingin lebih ditingkatkan lagi," ungkapnya.

Jokowi berujar, melalui penyelengaraan pameran IIMS ini ini reputasi Indonesia di dunia otomotif bisa ditingkatkan dan sekaligus menunjukkan kesiapan untuk menjadi tuan rumah penyelenggara event otomotif berskala internasional.

"Termasuk kesiapan kita untuk menggelar Moto GP di Mandalika, Formula E di Jakarta, dan event-event internasional lainnya," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore