
Photo
JawaPos.com - Vaksin Covid-19 Sinovac kini sudah disetujui oleh puluhan negara. Karena itu produsen asal Tiongkok itu semakim percaya diri meningkatkan kapasitas produksinya.
Dilansir dari Fierce Pharma, Senin (5/4), Bioteknologi Sinovac Tiongkok telah membangun kapasitas untuk memproduksi dua miliar dosis vaksin Covid-19 CoronaVac per tahun. Saat ini saja produsen vaksin itu telah mengirimkan sekitar 200 juta dosis vaksinnya ke lebih dari 20 negara.
Perusahaan memperkirakan lebih dari 100 juta dosis telah diberikan dalam kampanye vaksinasi di seluruh dunia. Persetujuan darurat sudah dilakukan di lebih dari 30 negara, termasuk Turki, Meksiko, dan Indonesia.
Saat vaksin Covid-19 mendapatkan otorisasi dan diluncurkan di seluruh dunia, Sinovac menggenjot produksinya. Sebelum menyelesaikan uji coba fase 3, pihak berwenang di Tiongkok meluncurkan vaksin di bawah program penggunaan darurat.
Diketahui, soal kemanjuran dari vaksin tersebut, peneliti Brasil pertama kali mengatakan awalnya vaksin itu 78 persen efektif, kemudian turun menjadi 50,4 persen. Sementara Turki, melaporkan data sementara fase 3 yang menunjukkan CoronaVac 91,25 persen dalam uji coba lokalnya.
Sementara itu, Sinovac telah meningkatkan kapasitasnya sejak tahun lalu. Pada bulan Desember, perusahaan mengantongi investasi USD 515 juta dari Sino Biofarmasi, yang digunakan perusahaan untuk memajukan pengembangan dan pembuatan CoronaVac.
Baca Juga: Bom di Katedral Makassar, JK: Kita Tidak Toleransi Segala Bentuk Teror
Saat itu, Sinovac mengatakan hanya mampu membuat 300 juta dosis per tahun. Sinovac berharap dapat menyelesaikan fasilitas produksi baru pada akhir tahun 2020 yang akan meningkatkan kapasitas menjadi 600 juta dosis. Pada Februari, perusahaan mengatakan memiliki kapasitas untuk 1 miliar dosis, sesuai laporan The New York Times. Sekarang, hanya dalam waktu satu bulan, perusahaan telah melipatgandakan jumlah tersebut.
Pembuat vaksin Tiongkok tidak sendirian dalam upaya habis-habisan untuk meningkatkan kapasitas. Pfizer dan BioNTech, misalnya, menargetkan untuk menghasilkan 2,5 miliar dosis suntikan mereka tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya 1,3 miliar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022