Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 September 2018 | 20.41 WIB

Belajar dari 2017, Dukcapil Pastikan Input NIK CPNS 2018 Aman

Ditjen Dukcapil Kemendagri memastikan masalah kendala teknis terkait  input NIK aman pada saat pendaftaran CPNS 2018. (Dony Kurniawan/Banten Raya/Jawa Pos Group) - Image

Ditjen Dukcapil Kemendagri memastikan masalah kendala teknis terkait input NIK aman pada saat pendaftaran CPNS 2018. (Dony Kurniawan/Banten Raya/Jawa Pos Group)

JawaPos.com - Pendaftaran CPNS 2017 terdapat banyak sorotan dan kendala teknis. Di antaranya masalah pengimputan nomor induk kependudukan (NIK). Belajar dari kasus itu, Ditjen Dukcapil Kemendagri hal itu dapat diatasi pada CPNS 2018 ini.


Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh menyatakan, sampai saat ini tidak ada hal khusus untuk antisipasi gangguan NIK dalam pendaftaran CPNS 2018. "Semua (pelamar CPNS, Red) yang tahun lalu ada kendala tertangani semua," katanya kemarin (11/9).


Diketahui pada pendaftaran CPNS 2017 diwarnai keluhan soal input NIK. Seharusnya, ketika pelamar memasukkan deretan angka NIK, otomatis nama dan alamat mereka muncul. Namun, banyak pendaftar yang NIK-nya tidak valid dan tidak muncul di website pendaftaran CPNS.


Urusan database NIK menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sekitar sepekan menjelang pendaftaran CPNS, diharapkan tidak muncul lagi persoalan NIK pelamar CPNS. Apalagi, BKN memperkirakan jumlah pelamar CPNS tahun ini mencapai 6 juta orang. Sebagai perbandingan, tahun lalu jumlah pelamar CPNS sekitar 2,4 juta orang.


Zudan menyatakan, ketika pelamar memasukkan NIK yang tidak valid, memang identitasnya tidak akan muncul. Sebaliknya, untuk setiap NIK yang valid, ketika dimasukkan ke laman pendaftaran CPNS baru, pasti datanya akan keluar.


Dia mengingatkan pelamar yang datanya tidak keluar setelah memasukkan angka NIK untuk memeriksa lebih teliti. Sebab, bisa jadi ada digit angka yang keliru. Jika sudah dipastikan seluruh digit NIK benar, tetapi data belum muncul juga, dianjurkan untuk mengecek ke dinas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) setempat. "Atau, bisa (menghubungi, Red) halo dukcapil di nomor 1500537," jelasnya.


Dia menuturkan, dari evaluasi tahun lalu, kebanyakan persoalan input NIK muncul karena pelamar salah ketik NIK mereka. Zudan menegaskan, ketika diketik kembali dengan kombinasi angka yang benar, data pasti muncul.


Sementara itu, Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan menyampaikan, pihaknya terus menyiapkan aspek teknis seleksi CPNS. Salah satunya adalah menyediakan lokasi tes CPNS. Saat ini sudah tersedia 176 lokasi dan masih bisa bertambah. Tak kurang dari 700 pegawai BKN akan dikerahkan untuk mengawasi ruang ujian. "Pengawasnya dari BKN pusat dan daerah," tegasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore