
Ditjen Dukcapil Kemendagri memastikan masalah kendala teknis terkait input NIK aman pada saat pendaftaran CPNS 2018. (Dony Kurniawan/Banten Raya/Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Pendaftaran CPNS 2017 terdapat banyak sorotan dan kendala teknis. Di antaranya masalah pengimputan nomor induk kependudukan (NIK). Belajar dari kasus itu, Ditjen Dukcapil Kemendagri hal itu dapat diatasi pada CPNS 2018 ini.
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh menyatakan, sampai saat ini tidak ada hal khusus untuk antisipasi gangguan NIK dalam pendaftaran CPNS 2018. "Semua (pelamar CPNS, Red) yang tahun lalu ada kendala tertangani semua," katanya kemarin (11/9).
Diketahui pada pendaftaran CPNS 2017 diwarnai keluhan soal input NIK. Seharusnya, ketika pelamar memasukkan deretan angka NIK, otomatis nama dan alamat mereka muncul. Namun, banyak pendaftar yang NIK-nya tidak valid dan tidak muncul di website pendaftaran CPNS.
Urusan database NIK menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sekitar sepekan menjelang pendaftaran CPNS, diharapkan tidak muncul lagi persoalan NIK pelamar CPNS. Apalagi, BKN memperkirakan jumlah pelamar CPNS tahun ini mencapai 6 juta orang. Sebagai perbandingan, tahun lalu jumlah pelamar CPNS sekitar 2,4 juta orang.
Zudan menyatakan, ketika pelamar memasukkan NIK yang tidak valid, memang identitasnya tidak akan muncul. Sebaliknya, untuk setiap NIK yang valid, ketika dimasukkan ke laman pendaftaran CPNS baru, pasti datanya akan keluar.
Dia mengingatkan pelamar yang datanya tidak keluar setelah memasukkan angka NIK untuk memeriksa lebih teliti. Sebab, bisa jadi ada digit angka yang keliru. Jika sudah dipastikan seluruh digit NIK benar, tetapi data belum muncul juga, dianjurkan untuk mengecek ke dinas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) setempat. "Atau, bisa (menghubungi, Red) halo dukcapil di nomor 1500537," jelasnya.
Dia menuturkan, dari evaluasi tahun lalu, kebanyakan persoalan input NIK muncul karena pelamar salah ketik NIK mereka. Zudan menegaskan, ketika diketik kembali dengan kombinasi angka yang benar, data pasti muncul.
Sementara itu, Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan menyampaikan, pihaknya terus menyiapkan aspek teknis seleksi CPNS. Salah satunya adalah menyediakan lokasi tes CPNS. Saat ini sudah tersedia 176 lokasi dan masih bisa bertambah. Tak kurang dari 700 pegawai BKN akan dikerahkan untuk mengawasi ruang ujian. "Pengawasnya dari BKN pusat dan daerah," tegasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
