
Menteri PANRB Syafruddin ketika bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JawaPos.com - Pemerintah memberikan ruang bagi putra putri bangsa untuk mengabdi pada negara menjadi PNS. Makanya jumlah formasi CPNS 2018 mencapai 238.015 orang. Hanya saja formasi sebanyak itu dianggap belum memberikan keadailan bagi tenaga honorer K-2.
Diketahui, formasi 238.015 orang itu terdiri atas 51.271 formasi untuk 76 instansi pemerintah pusat dan 186.744 formasi untuk 525 instansi pemerintah daerah.
"Kami berharap, melalui pengadaan CPNS ini, dapat direkrut putra-putri terbaik bangsa," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin kemarin (10/9).
Syafruddin menjamin pengadaan CPNS 2018 dilaksanakan melalui sistem seleksi yang ketat, transparan, bersih, dan bebas dari praktik KKN. "Semua harus mengikuti seleksi, baik untuk formasi umum maupun formasi khusus," imbuhnya.
Selain formasi umum, pemerintah menyiapkan formasi khusus untuk beberapa kriteria. Yang pertama adalah lulusan terbaik berpredikat cum laude, penyandang disabilitas, putra-putri asal Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional, serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari tenaga honorer kategori 2 (K-2) atau yang gajinya tidak dibiayai APBN/APBD.
Dalam rekrutmen tahun ini, pemerintah memberikan kuota 13.347 untuk CPNS dari golongan tenaga honorer K-2. Itu pun terbatas pada tenaga guru dan tenaga kesehatan.
Tenaga honorer K-2 yang tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS tidak perlu berkecil hati. "Mereka dapat mengikuti seleksi sebagai PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, Red) setelah PP-nya ditetapkan pemerintah," tutur Syafruddin.
Ketua Forum Honorer K-2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, formasi yang ditetapkan pemerintah tidak adil. Dia menyebutkan, 90 persen tenaga honorer K-2 terdiri atas orang-orang berusia di atas 35 tahun. "Jauh dari harapan," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022