
Fadjroel Rachman di Istana Negara, Senin (21/10). (Raka Denny/Jawa Pos)
JawaPos.com - Teguran yang dilayangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya menteri yang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) direspons pihak Istana.
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan, istana sudah meminta para menteri untuk segera menuntaskan kewajiban tersebut. Ia juga memastikan akan menertibkan kewajiban tersebut.
"Dari Mensesneg sudah meminta kepada semua menteri, wamen dan juga meminta kepada stafsus presiden untuk menyelesaikan LHKPN," ujar Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/12).
Soal adanya menteri yang belum lapor LHKPN, menurut Fadjroel, itu karena sebagian menteri berasal dari kalangan swasta. Sehingga ada di antaranya yang baru pertama mengurus LHKPN.
Berdasarkan pengalamannya, untuk memproses LHKPN tidaklah mudah. Sebab harus merinci semua harga secara lengkap. Sehingga prosesnya membutuhkan waktu.
"Saya saja waktu awal mengurus LHKPN memang panjang. Mungkin perlu waktu sekedar satu bulan karena lebih detail daripada laporan pajak," imbuhnya.
Terkait adakah deadline bagi para menteri, dia menyebut akan dituntaskan secepatnya. Agar lebih cepat, pihak Kementerian Sekretariat Negara memberikan bantuan.
"Nanti ada bantuan dari pihak sekneg," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
