Mensos saifullah Yusuf meninjau proses pencairan bantuan langsung tunai (BLT). Jelang tutup tahun, pemerintah ingatkan KPM segera mencairkan BLT. (Dok. Kemensos)
JawaPos.com - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Kartu Sembako seringkali terkendala oleh data yang tidak diperbarui. Jika Anda merasa bansos bulan Februari belum kunjung diterima, bisa jadi kuncinya ada pada pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa data kemiskinan sangat dinamis. Perubahan status penduduk seperti meninggal dunia, pindah domisili, hingga pernikahan terjadi setiap hari dan harus segera dilaporkan agar bantuan tidak salah sasaran.
Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, DTSEN kini menjadi rujukan tunggal untuk semua program pemerintah. Gus Ipul meminta para operator desa dan masyarakat aktif memantau akurasi data ini.
"Jadi kita ini sebenarnya sudah enak dituntun oleh Presiden, sudah pakainya datanya sama, pakai ini saja. Kalau ada salah-salahnya, ya mari kita perbaiki, karena data ini dinamis, pagi sama sore sudah berubah," jelas Gus Ipul di Jombang, Sabtu (28/2).
Langkah perbaikan data di tingkat desa sangat krusial agar bansos periode Maret 2026 bisa segera diproses tanpa hambatan administratif.
2 Cara Memperbaiki Data DTSEN Agar Terdaftar Bansos:
Bagi masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan, atau datanya salah, terdapat dua jalur resmi untuk melakukan perbaikan:
1. Jalur Formal (Melalui Perangkat Desa)
Ini adalah jalur utama yang melibatkan birokrasi setempat:
- Melapor ke RT/RW setempat.
- Data dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes).
- Diteruskan ke Dinas Sosial dan BPS Kabupaten/Kota.
- Disahkan oleh Bupati atau Walikota.
2. Jalur Partisipasi Masyarakat (Mandiri)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
