
Proses instalasi tiang listrik di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (3/12). Hingga Rabu (3/12), Jumlah korban meninggal dan hilang imbas bencana Sumatera capai 1.233 orang. (BNPB)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama PLN sudah menuntaskan perbaikan infrastruktur listrik di Sumatera Barat (Sumbar). Namun, pemulihan jalan masih berlangsung. BNPB mendorong agar seluruh akses dapat segera kembali normal.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa perbaikan dan pemulihan itu dilakukan secara bertahap. Menurut dia, seluruh kabupaten dan kota di Sumbar sudah kembali teraliri listrik pada Jumat (5/12).
”Pemulihan jaringan listrik tersebut berada di 19 kabupaten dan kota di wilayah Sumbar. Satu wilayah terakhir yang menyala di wilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam,” ungkap dia dikutip pada Sabtu (6/12).
Diakui oleh Abdul Muhari, perbaikan jaringan listrik tersebut tidak mudah. Kondisi jalur pasca bencana alam banjir bandang dan longsor menjadi tantangan. Meski begitu, petugas tetap bekerja keras agar infrastruktur vital itu bisa kembali pulih seperti sedia kala.
”Sebanyak 19 kabupaten dan kota yang sudah dipulihkan jaringan listriknya, yaitu Kota Padang, Bukit Tinggi, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Kabupaten Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar dan Agam,” bebernya.
Khusus perbaikan jalan, saat ini BNPB bersama instansi terkait lainnya masih terus bekerja keras. Berdasar data ada sejumlah titik di Sumbar terdampak banjir dan tanah longsor. Akibatnya 30 ruas jalan nasional dan 12 jembatan nasional terdampak. Termasuk 63 titik longsor dan 32 banjir di jalan-jalan tersebut.
Selain itu, BNPB turut memberi atensi terhadap 80 ruas jalan non-nasional dan 32 jembatan non nasional. Abdul Muhari menyampaikan bahwa ruas jalan yang masih terputus atau belum dapat dilalui di ntaranya Sicincin dan batas Kota Padang Panjang Kilometer 63+500 yang masih putus total.
”Terdapat 12 titik longsor tambahan yang menggerus bahu jalan dan satu jalur. Parahnya kondisi kerusakan, perbaikan ditargetkan berlangsung selama 14 hari dengan membuka satu lajur untuk kendaraan ringan,” jelasnya.
Sementara itu, akses utama yang sudah dapat diakses diantaranya Padang–Pariaman–Pasbar–Batas Sumatera Utara, Padang Panjang–Bukittinggi–Batas Riau, Padang–Painan–Batas Bengkulu, serta Padang–Solok–Dharmasraya–Batas Jambi.
”Saat ini terdapat 23 ekskavator, 11 dump truck dan 6 wheel loader yang dikerahkan untuk perbaikan darurat di semua titik,” imbuhnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
