BNPB bersama Bupati Aceh Timur mendata korban terdampak sekaligus menyalurkan bantuan awal di Kecamatan Peunaron dan Serbajadi, Aceh Timur. (BNPB)
JawaPos.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal dunia dan korban hilang pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Data terakhir pada Jumat (5/12), korban meninggal dunia sebanyak 867 orang dan 521 korban hilang.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan hal itu dalam konferensi pers yang disiarkan secara dalam jaringan (daring). Dia mengungkapkan bahwa ratusan korban meninggal dunia itu berasal dari 3 provinsi.
”Total di 3 provinsi itu 867 korban meninggal dunia dan masih ada 521 lainnya yang hilang,” terang dia.
Berdasar data dari BNPB, jumlah korban terbanyak berasal dari Aceh dengan angka 345 meninggal dunia, kemudian Sumut sebanyak 312 korban meninggal dunia, dan Sumbar sebanyak 200 jiwa. Sementara data per kabupaten dan kota menunjukkan bahwa korban meninggal dunia paling banyak berasal dari Agam dan Tapanuli Tengah.
”Di Agam kita ketahui terdampak sangat signifikan akibat banjir bandang,” ungkap Abdul Muhari.
Di Agam, sudah ada 156 korban meninggal dunia. Sementara di Tapanuli Tengah ada sebanyak 124 korban meninggal dunia. Abdul Muhari mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus bekerja keras untuk mencari ratusan korban hilang di 3 provinsi tersebut.
Menurut Abdul Muhari, bencana alam yang terjadi di 3 provinsi menyebabkan 4,2 ribu korban luka-luka. Selain itu, sebanyak 849.123 korban terdampak bencana kini harus mengungsi. Ratusan ribu korban tersebut berasal dari Aceh sebanyak 775.346 orang, Sumut 51.433 orang, dan Sumbar 22.354 orang.
Pengungsi paling banyak berada di Aceh Tamiang sebanyak 281,3 ribu. Kemudian Aceh Timur sebanyak 163,4 ribu. Dan Aceh Utara sebanyak 115 ribu pengungsi. Abdul Muhari menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah masih terus mendorong bantuan untuk para pengungsi tersebut.
”Untuk pengiriman logistik ke warga terdampak, tetap kami melakukan tiga moda. Laut, darat, dan udara,” jelasnya. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
